Fraksi Golkar Soroti Pendapatan dan Belanja Pemkot Ternate Tak Rasional 

Unknown's avatar
Jubir Fraksi Golkar DPRD Kota Ternate, Muhammad Syaiful/ Dok : Tangkapan layar via YouTube Setwan Kota Ternate

LENTERA MALUT – Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Ternate menyoroti Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Daerah Pemerintah Kota Ternate atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2025 yang tidak rasional.

Hal ini disampaikan oleh Jubir Fraksi Golkar, Muhammad Syaiful dalam sidang Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Ranperda) pada Jum’at (22/8/2025) di Kalumata, Ternate.

Ketua Komisi III ini mempertanyakan, apa yang menjadi dasar kenaikan pendapatan pada APBD Perubahan tahun 2025, karena realisasi pendapatan sampai pada semester satu belum maksimal dan tidak mungkin bisa terealisasi 100 persen sampai akhir tahun.

“Fraksi kami menyarankan agar Pemkot dalam mengganggarkan target PAD harus lebih rasional sebagaimana amanat PP No 12 Tahun 2019 pasal 24 ayat 4 bahwa Penerimaan Daerah yang dianggarkan dalam APBD merupakan rencana Penerimaan Daerah yang terukur secara rasional,”sebutnya

Selain itu, terkait dengan belanja daerah, Fraksi Golkar menyoroti, terkait belanja operasi dan belanja modal. Dimana dalam belanja Operasi, sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp.979 miliar. Sementara pada usulan perubahan APBD bertambah sebesar Rp7.1 miliar sehingga total menjadi sebesar Rp. 986 miliar

“Fraksi Golkar melihat bahwa tambahan belanja Operasi terbesar pada pos belanja Barang dan Jasa sebesar Rp.16.5 miliar. Fraksi kami meminta penjelasan kenaikan pada belanja barang dan jasa dalam APBD Perubahan Tahun 2025, serta realisasi sampai memasuki semester II yang belum mencapai 50 persen,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *