Warga Keluhkan Gelap Jalan hingga Talud Retak, Zulfikri Desak Pemkot Bertindak

Unknown's avatar

LENTERA MALUT – Kondisi infrastruktur dan lingkungan di sejumlah wilayah Ternate Utara menuai sorotan. Dalam agenda reses pekan lalu, anggota DPRD Kota Ternate, Zulfikri Andili, menerima banyak keluhan dari warga di Kelurahan Sangaji Utara, Dufa-Dufa, dan Tubo.

Salah satu yang paling dikeluhkan adalah minimnya penerangan jalan umum (PJU). Beberapa titik, seperti di lingkungan Sabia dan Toloko (Sangaji Utara) serta sebagian wilayah Dufa-Dufa, masih gelap saat malam. Hal ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Sampai hari ini masih banyak jalan yang gelap. Warga sudah sering sampaikan ini, tapi belum ada solusi konkret,” ujar Zulfikri, Rabu (17/9/2025).

Tak kalah memprihatinkan, kata Zulfikri, adalah kondisi talud di perbatasan Toloko–Dufa-Dufa. Proyek tersebut belum rampung, dan kini malah mengalami kerusakan. Talud diketahui patah di bagian tengah setelah hujan deras, dan mengancam rumah-rumah warga yang berdiri di atasnya.

“Ada sekitar enam atau tujuh rumah yang posisinya tepat di atas tebing talud. Kalau tidak cepat ditangani, bisa terjadi longsor,” jelasnya.

Selain itu, pengelolaan sampah di Dufa-Dufa juga menjadi catatan penting. Menurut Zulfikri, wilayah tersebut merupakan pusat aktivitas warga, sehingga produksi sampah pun tinggi. Sayangnya, tidak diimbangi dengan sistem pengelolaan yang baik.

Ia juga menyampaikan keprihatinannya atas lesunya pelabuhan dan pasar di Dufa-Dufa. Kedua fasilitas yang seharusnya menjadi pusat pergerakan ekonomi ini kini tampak sepi.

“Pasar dan pelabuhan itu punya potensi besar mendongkrak ekonomi lokal dan PAD. Tapi sekarang justru seperti mati suri. Harus ada langkah untuk menghidupkannya kembali,” tegas Zulfikri.

Zulfikri berharap Pemerintah Kota Ternate segera merespons kondisi ini. Ia menilai, berbagai persoalan yang disuarakan warga tak bisa lagi diabaikan.

“Masalah ini nyata, dan masyarakat butuh perhatian. Pemkot harus turun langsung, lihat kondisi lapangan, dan ambil tindakan cepat,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *