Unit Siaga SAR Halmahera Timur Resmi Dibentuk, Percepat Layanan Kemanusiaan

Unknown's avatar
Bupati Halmahera Timur didampingi Kepala Basarnas Ternate saat peresmian kantor unit SAR yang disaksikan oleh unsur stakeholder / Dok : Humas Basarnas Ternate

LENTERA MALUT – Upaya memperkuat perlindungan keselamatan masyarakat di wilayah kepulauan terus dilakukan. Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate resmi membentuk Unit Siaga SAR Halmahera Timur, Senin (29/12/2025).

Peresmian unit tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, disaksikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, jajaran TNI-Polri, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta unsur potensi SAR lainnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, menyampaikan bahwa pembentukan Unit Siaga SAR Halmahera Timur merupakan bagian dari komitmen Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam menghadirkan layanan pencarian dan pertolongan yang cepat, tepat, dan profesional, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis tinggi.

Menurut Iwan, Halmahera Timur memiliki karakteristik wilayah kepulauan dengan garis pantai yang panjang, perairan luas, serta kondisi cuaca dan alam yang dinamis, sehingga membutuhkan kehadiran unit SAR yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Dengan terbentuknya Unit Siaga SAR ini, kami berharap pelayanan pencarian dan pertolongan dapat menjangkau masyarakat lebih cepat, tanpa harus menunggu waktu tempuh panjang dari Kansar Ternate,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, Unit Siaga SAR Halmahera Timur didukung oleh personel SAR yang telah dibekali pelatihan dan kompetensi sesuai standar Basarnas, serta sarana dan prasarana yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah darat, laut, dan potensi kebencanaan.

“Kami berharap unit ini menjadi simbol kehadiran negara dalam melindungi keselamatan warganya, sekaligus menjadi bagian penting dalam upaya penyelamatan jiwa manusia di Maluku Utara, khususnya Halmahera Timur,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub menyambut baik kehadiran Unit Siaga SAR dan menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah. Ia menegaskan, keberadaan unit tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat, terutama bagi warga yang beraktivitas di laut.

“Wilayah Halmahera Timur memiliki perairan yang cukup luas. Risiko kecelakaan laut selalu ada, sehingga kehadiran Unit Siaga SAR ini menjadi kebutuhan mendesak,” kata Ubaid.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur telah menyiapkan hibah lahan untuk pembangunan gedung permanen Unit Siaga SAR di masa mendatang, sebagai bagian dari optimalisasi aset daerah yang belum dimanfaatkan.

Ubaid berharap, dengan adanya Unit Siaga SAR di Halmahera Timur, penanganan keadaan darurat dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung operasional unit tersebut.

“Sinergi antara Basarnas, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan unit ini,” tegasnya.

Dengan berdirinya Unit Siaga SAR Halmahera Timur, diharapkan layanan pencarian dan pertolongan di wilayah tersebut semakin cepat, efektif, dan merata, sekaligus memperkuat pelayanan kemanusiaan yang responsif dan inklusif bagi seluruh masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *