LENTERA MALUT – Sebagai langkah nyata mewujudkan pemerataan akses pendidikan, Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) melaksanakan peninjauan langsung ke sekolah-sekolah di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim).
Kunjungan ini dilaksanakan selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (23–24/1/2026), yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, sebagai pembantu gubernur dalam kebijakan sektor pendidikan.
Dalam sebuah video yang diterima media ini pada Ahad (25/1/2026), Abubakar tampak berbincang langsung dengan seorang siswi tunawicara di SLB Negeri Maba. Menggunakan bahasa isyarat sederhana, ia menyampaikan pesan dukungan dan motivasi agar para pelajar, termasuk siswa berkebutuhan khusus, terus semangat belajar dan mengejar prestasi.
Meski tampak masih kaku dalam berbahasa isyarat, Abubakar terlihat berupaya membangun komunikasi yang hangat dan mendalam. Ia menjelaskan bahwa kedatangannya dari perjalanan jauh ke Halmahera Timur merupakan bentuk perhatian dan dukungan langsung pemerintah terhadap dunia pendidikan.
Siswi tersebut pun terlihat menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan tersebut, sekaligus apresiasi karena pemerintah hadir langsung melihat kondisi sekolah dan memberikan semangat kepada para siswa.
Dalam rilis resmi yang diterima media ini, Abubakar menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan memantau proses pembelajaran awal tahun 2026, sekaligus mengevaluasi progres pembangunan dan revitalisasi sekolah pada Tahun Anggaran 2025.
Selama kunjungan, Kadikbud Maluku Utara bersama jajaran Dikbud meninjau sembilan satuan pendidikan, yakni SMA Negeri 2 Haltim, SMA Negeri 1 Haltim, SMA Negeri 5 Maba, SMA Negeri 10 Subaim, SMK Negeri 1 Haltim, SMK Maritim Muhammadiyah, SMK Pertambangan Subaim, SMA Muhammadiyah Subaim, serta SLB Negeri Haltim.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Haltim, Zufriadi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung pimpinan Dikbud Provinsi, yang sebelumnya telah direncanakan sepanjang tahun 2025.
Dalam pertemuan dengan para kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, Abubakar menegaskan arah kebijakan pendidikan Maluku Utara melalui tagline “Akselerasi Mutu dan Layanan Pendidikan”, yang dijabarkan dalam tujuh agenda aksi pendidikan tahun 2026.
“Agenda tersebut meliputi penguatan tata kelola, kebersihan sekolah, implementasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), revitalisasi sarana dan prasarana, peningkatan mutu pendidikan, penerapan BLUD di SMK, serta pemajuan indeks kebudayaan daerah,” jelasnya.
Menurut Abubakar, seluruh agenda tersebut merupakan arahan langsung Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, serta telah tertuang dalam Rencana Strategis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Ia menekankan pentingnya kerja cepat, kolaboratif, dan terukur untuk menjaga serta meningkatkan capaian positif sektor pendidikan yang telah diraih pada tahun sebelumnya.
Kunjungan kerja Kadikbud Maluku Utara di Halmahera Timur ditutup dengan penanaman jagung di kebun sekolah SMK Negeri 1 Haltim, sebagai simbol penguatan pendidikan berbasis praktik sekaligus kemandirian satuan pendidikan. (Red)





