LENTERA MALUT – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Ternate melibatkan tim ahli dari kalangan akademisi dalam proses pengkajian dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2026 milik Pemerintah Kota Ternate.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat analisis kebijakan fiskal dan mencari strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), menyusul berkurangnya Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Ketua Banggar DPRD Kota Ternate, Rusdi A. Im, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat internal pada Kamis (6/11/2025) guna membahas jadwal pengkajian RAPBD bersama tim ahli.
“Banggar akan menyerahkan dokumen RAPBD ke tim ahli untuk ditelaah terlebih dahulu. Setelah itu, pembahasan lanjutan bersama OPD pengelola pendapatan dijadwalkan sekitar 17 November mendatang,” ujar Rusdi.
Ia menambahkan, hasil kajian tim ahli nantinya akan menjadi dasar dalam pembahasan bersama OPD terkait, berdasarkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang telah disusun komisi-komisi DPRD. “Setelah semua tahap itu selesai, barulah dilakukan rapat pembahasan bersama TAPD,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Banggar DPRD Kota Ternate, Aldhy Ali, mengatakan presentasi hasil kajian tim ahli dijadwalkan berlangsung pada Kamis atau Jumat pekan depan.
“Arahan Banggar, semua catatan dan dokumen RAPBD diserahkan ke tim ahli untuk dikaji lebih dalam. Setelah itu mereka akan memaparkan hasilnya kepada Banggar,” kata Aldhy saat ditemui di ruang kerjanya.
Mantan Kepala Bagian Biro Pemerintahan dan Otda Setda Malut ini menyebutkan, tim ahli yang dilibatkan berasal dari kalangan akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, dipimpin oleh Dr. Irfan Zam-Zam. (Red)






