Kado Lebaran, Seluruh Hak Guru Maluku Utara Sudah Dibayarkan

avatar Tidak diketahui

LENTERA MALUT – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menghadirkan kabar yang menyejukkan bagi para tenaga pendidik. Seluruh hak guru, mulai dari gaji hingga berbagai tunjangan, dipastikan telah dibayarkan secara tuntas sebagai “kado Lebaran” dari pemerintah daerah.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, yang menekankan pentingnya memastikan kesejahteraan guru tetap terjaga, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menyampaikan bahwa percepatan pembayaran ini menjadi prioritas pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi di Ternate, Kamis (19/3/2026).

“Iya, ini adalah perintah langsung Ibu Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, agar memastikan seluruh hak guru terpenuhi sebelum Idulfitri. Setiap kesempatan beliau selalu menanyakan progres pembayaran dan memastikan tidak ada hambatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak Februari 2026 pembayaran telah dilakukan secara bertahap kepada guru di bawah kewenangan provinsi, mulai dari jenjang SMA, SMK hingga SLB. Hak yang dibayarkan mencakup gaji ke-13 serta Tunjangan Hari Raya (THR) bagi guru bersertifikasi, baik guru umum maupun guru agama.

Memasuki Maret, pemerintah provinsi kembali merealisasikan pembayaran THR tahun berjalan, termasuk tunjangan sertifikasi serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi tenaga kependidikan dan pegawai. Dengan demikian, seluruh kewajiban pemerintah terhadap guru dan tenaga kependidikan telah dipenuhi secara menyeluruh.

“Kami pastikan semua hak guru dan tenaga kependidikan sudah dibayarkan. Ini adalah bentuk perhatian pimpinan daerah terhadap peran strategis guru dalam pembangunan sumber daya manusia,” tegas Abubakar.

Lebih lanjut, ia berharap momentum Idulfitri dapat menjadi penyemangat baru bagi para guru dan tenaga kependidikan dalam menjalankan tugas pengabdian.

“Kami berharap Idulfitri disambut dengan penuh suka cita, mempererat silaturahmi, serta menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai landasan untuk meningkatkan dedikasi di dunia pendidikan,” tambahnya.

Percepatan pembayaran hak guru ini dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, tetapi juga menjaga stabilitas sosial serta meningkatkan motivasi kerja menjelang hari raya. Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), atas dukungan dalam kelancaran proses pencairan tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *