LENTERA MALUT – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maluku Utara menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban banjir di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat. Melalui program PKS Peduli Bencana, tim relawan diterjunkan langsung ke lokasi terdampak selama tiga hari, sejak Kamis hingga Minggu (15–18/1/2026).
Sekretaris DPW PKS Maluku Utara, Hi. Sudarno Taher, mengatakan pihaknya turun langsung mengawal tim kemanusiaan untuk mengecek titik-titik bencana, khususnya di wilayah bantaran sungai yang mengalami kerusakan cukup parah akibat luapan air.
“Banjir ini sangat memprihatinkan. Debit air sungai sangat besar akibat curah hujan tinggi,” ujar Sudarno saat dikonfirmasi wartawan, Senin (19/1/2026).
PKS mengakui belum mampu menjangkau seluruh korban terdampak. Namun, kehadiran relawan diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga, terutama pada masa awal pemulihan pascabencana.
Dalam aksi tersebut, PKS menyalurkan bantuan sembako, mesin pompa air (alkon), sekop, serta perlengkapan kebersihan untuk membersihkan lumpur sedimentasi di rumah warga, masjid, TPQ, sekolah, dan fasilitas umum lainnya.
Menurut Sudarno, aksi ini merupakan bagian dari instruksi Presiden PKS yang menegaskan bahwa kader PKS harus hadir sebagai relawan saat bencana terjadi di wilayah masing-masing. Instruksi itu diperkuat dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kebencanaan PKS di daerah.
“PKS Maluku Utara punya tanggung jawab kemanusiaan. Saat bencana terjadi, kader harus cepat tanggap,” tegasnya.
Aksi kemanusiaan ini melibatkan 8 kader DPW PKS Maluku Utara yang bergabung dengan 10 pengurus DPD PKS Halmahera Barat, yang sejak awal telah berada di lokasi bencana untuk menyalurkan kebutuhan mendesak.
Sudarno menyebut, bantuan yang disalurkan di tahap awal ini bernilai sekitar Rp21 juta, berasal dari infaq kader PKS serta potongan gaji anggota DPRD PKS. Kebijakan ini, kata dia, telah menjadi komitmen partai setiap kali terjadi bencana.
“Bantuan senilai Rp 21juta ini adalah tahap awal yang kami berikan dalam bentuk sembako dan peralatan lainnya, kami saat ini masih terus menggalang dana dari kader dan DPRD untuk dilakukan penyaluran bantuan lanjutan,”tuturnya.
Sebelumnya, PKS Maluku Utara juga menyalurkan bantuan senilai sekitar Rp100 juta untuk korban bencana di Pulau Sumatera.
“Kami berharap bukan hanya PKS, tetapi semua pihak ikut bergotong royong membantu pemulihan warga Halmahera Barat,” pungkas Sudarno.






