LENTERA MALUT – Suasana di lobi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara mendadak panas. Bukan karena urusan birokrasi, melainkan duel sengit di atas meja pimpong dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Rabu (29/04/2026).
Sang nakhoda Dikbud Malut, Abubakar Abdullah, menunjukkan tajinya. Tampil tenang namun mematikan, Kadikbud sukses mengandaskan perlawanan sengit Khuzaima dalam laga yang menguras emosi dan fisik.
Sejak set pertama dimulai, aroma rivalitas sudah terasa. Abubakar tidak memberikan ruang napas bagi lawan. Dengan kombinasi forehand drive yang akurat dan kontrol backhand yang kokoh, ia berhasil mencuri kemenangan tipis 12–10.
Memasuki set kedua, tensi pertandingan naik satu level. Jual beli smash tajam dan spin berkelas tersaji di hadapan penonton. Khuzaima berusaha memberikan tekanan balik, namun dominasi Abubakar sulit dibendung. Set kedua kembali menjadi milik sang Kadikbud dengan skor dramatis 12–11.
Khuzaima sempat memberikan kejutan di set ketiga dengan memimpin perolehan poin. Namun, “jam terbang” memang tidak bisa bohong. Di saat tertekan, Abubakar justru tampil lebih dingin. Ia mematahkan ritme lawan lewat reli-reli panjang dan pengembalian bola presisi di bibir net. Abubakar akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 12–9, sekaligus menyegel tiket ke partai final.
Turnamen yang diikuti 20 peserta ini bukan sekadar ajang adu otot dan skill, melainkan momentum mempererat solidaritas di internal Dikbud Malut. Kemenangan Abubakar kini menjadi sorotan, menanti siapa lawan tangguh yang akan berhadapan dengannya di partai puncak nanti.
Apakah sang Kadikbud bakal menyabet gelar juara di rumah sendiri? Kita nantikan aksinya di laga final! (Red)





