LENTERA MALUT – Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Halmahera Barat menggelar penyuluhan sekaligus menyalurkan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) kepada masyarakat Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Ahad (18/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Saria ini melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat, khususnya para pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan. Dalam siaran pers yang diterima lenteramalut.com, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya Kartu KUSUKA bagi pengembangan usaha mereka.
BRI menugaskan Haeral Aswan dan Dandi Rajak untuk mengikuti kegiatan tersebut. Sementara itu, Pemerintah Desa Saria menghadirkan Sekretaris Desa Rifan Tahan, sedangkan DKP Kabupaten Halmahera Barat mengutus Feriyantim sebagai perwakilan.
Melalui penyuluhan ini, BRI dan DKP Kabupaten Halmahera Barat memperkenalkan fungsi Kartu KUSUKA sebagai identitas resmi bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan. Kartu tersebut juga mendukung pendataan serta membantu pemerintah menyusun program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir.
Selain memberikan pemahaman tentang manfaat kartu, kegiatan ini mendorong para pelaku usaha untuk mengenali berbagai program pemerintah dan layanan yang dapat mendukung pengembangan usaha mereka. Dengan memiliki identitas resmi, masyarakat diharapkan dapat memperluas akses terhadap informasi dan program yang berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan.
Kolaborasi BRI, DKP Kabupaten Halmahera Barat, serta Pemerintah Desa Saria menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir. Ketiga pihak ini diharapkan terus memperkuat koordinasi agar para pelaku usaha perikanan dapat memperoleh dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Melalui penyaluran Kartu KUSUKA dan kegiatan penyuluhan ini, para pemangku kepentingan berharap masyarakat Desa Saria semakin memahami pentingnya legalitas identitas usaha, meningkatkan kapasitas usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui sektor kelautan dan perikanan. (Red)

Komentar