LENTERA MALUT — Membangun kepercayaan masyarakat tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kedekatan, komunikasi, dan kehadiran nyata polisi di tengah kehidupan warga. Pendekatan inilah yang dinilai penting untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Ternate, menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Kapolri yang mendorong pelaksanaan program Salat Subuh Keliling (Suling) dan kegiatan polisi bersama masyarakat.
Menurut Jamian, kedua program tersebut merupakan langkah positif untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Sebagai masyarakat, kami sangat mendukung dua program terbaru Kapolri ini. Kedua program tersebut saling berkaitan dan menjadi sarana untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi bentuk kegiatan seperti ini,” ujar Jamian.
Ia menilai, pendekatan melalui kegiatan keagamaan dan interaksi langsung dengan warga dapat menciptakan hubungan yang lebih harmonis. Dengan cara tersebut, kehadiran polisi tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Jamian mengatakan, kegiatan seperti Salat Subuh Keliling dapat menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara polisi dan masyarakat. Sementara itu, kegiatan polisi bersama masyarakat diharapkan mampu mendorong interaksi yang lebih dekat dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komunikasi yang terbuka juga dapat membuat warga lebih nyaman menyampaikan aspirasi, persoalan, maupun informasi terkait keamanan lingkungan.
Selain mendukung pelaksanaan program tersebut, Jamian berharap kegiatan itu dapat menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk terus melakukan introspeksi dan berbenah diri. Dengan demikian, Polri semakin optimal dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar program Salat Subuh Keliling dan kegiatan polisi bersama masyarakat tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Menurutnya, konsistensi dan keberlanjutan menjadi hal penting agar manfaat program dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat di berbagai wilayah.
“Harapan kami, semoga polisi tetap dicintai masyarakat dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” tutup Jamian.
Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong penguatan program kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis. Melalui kegiatan yang berkelanjutan, hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin erat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif. (Red)

Komentar