SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekonomi
Beranda » Blog » Terpilih Kembali, Gajali Mutalib Perkuat Vokasi dan UMKM Malut

Terpilih Kembali, Gajali Mutalib Perkuat Vokasi dan UMKM Malut

Ketua DPP APINDO Maluku Utara periode 2026-2031, Gajali Abdul Mutalib / Dok : LM

LENTERA MALUT — Pengurus Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Maluku Utara menuntaskan agenda Musyawarah Provinsi (Musprov) di Ternate pada Ahad (25/10/2026).

Musprov tersebut mengukuhkan kembali Ir. Gajali Abdul Mutalib sebagai Ketua DPP APINDO Maluku Utara untuk memimpin organisasi periode 2026–2031.

Usai penetapan tersebut, Ir. Gajali Abdul Mutalib langsung menegaskan komitmennya untuk mempercepat masuknya investasi ke wilayah Maluku Utara. Ia menyambut kehadiran sekitar 16 hingga 17 investor besar nasional yang menindaklanjuti Forum Bisnis Maluku Utara bersama Gubernur di Jakarta. Terkait masuknya para investor tersebut, Gajali menyampaikan optimisme tinggi.

“Tadi kita kedatangan sekitar 16 sampai 17 investor besar dari pusat sebagai tindak lanjut forum bisnis Maluku Utara di Jakarta bersama Ibu Gubernur. Beberapa peluang sudah kita dengar bersama, seperti masalah kelautan, infrastruktur, dan UMKM,” katanya saat diwawancarai awak media.

Guna mengawal peluang bisnis tersebut, Gajali membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bersama yang melibatkan APINDO Provinsi, Pemerintah Daerah, dan APINDO Nasional. Satgas ini mempertemukan pengusaha daerah dan pengusaha nasional demi menyelesaikan berbagai kendala lapangan serta menghadirkan solusi konkret.

Tembak Warga Sipil di Weda, Kapolda Didesak Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Brimob 

“Kita akan membuat Satgas bersama antara pemerintah daerah, pengurus APINDO Provinsi, dan APINDO Nasional. Satgas ini mempertemukan keinginan kita bersama supaya ada solusi dan jalan kerja sama antara pengusaha daerah dan pengusaha nasional, ungkap Gajali.

Di sektor kelautan dan perikanan, Gajali menyepakati langkah strategis bersama dua pengusaha nasional untuk membenahi kualitas bibit rumput laut serta proses perawatannya. APINDO Maluku Utara bakal menggelar pelatihan dan pendidikan dasar bagi nelayan serta petani rumput laut agar mereka mampu menghasilkan produk kualitas terbaik.

“Pengusaha nasional dari sektor perikanan dan rumput laut sudah menemukan titik temu. Kami akan melatih dan memberikan pendidikan dasar agar petani memakai bibit terbaik dan menjalankan proses perawatan terbaik,” terangnya.

Selain sektor perikanan, Gajali terus memperkuat kapasitas UMKM lokal di Ternate, Tidore, Halmahera Utara (Tobelo), dan Morotai melalui pelatihan bersertifikat bersama Kementerian Koperasi, Bank Indonesia, serta perbankan.

Langkah ini mendorong para pelaku usaha lokal menjadi pemasok kebutuhan pangan di perusahaan industri dan tambang besar seperti Harita dan IWIP.

Truk Molen Terbalik di Ternate, Mahasiswi Asal Taliabu Meninggal 

“Selama pimpinan kemarin, kita membuka mediasi dengan perusahaan besar seperti Harita dan IWIP. Alhamdulillah, anggota APINDO sudah memasok ikan, buah, dan sayur ke sana,” tambahnya.

APINDO Maluku Utara juga menggandeng Dinas Pendidikan serta Dinas Perikanan untuk memperluas program pendidikan vokasi bagi generasi muda daerah. Program ini menyiapkan tenaga kerja lokal agar mampu mengisi posisi kerja di kawasan industri.

Sementara dalam pembahasan Dewan Pengupahan mendatang, APINDO Maluku Utara bersama SPSI, pemerintah daerah, BPS, dan akademisi merumuskan formula upah yang adil. Gajali menargetkan penetapan upah yang menyejahterakan pekerja tanpa memberatkan keberlangsungan operasional perusahaan.

“Kita akan mencari angka upah terbaik yang tidak merugikan pekerja dan tidak merugikan perusahaan, agar perusahaan tetap beroperasi dan tidak melakukan PHK,”tegas Gajali.

Mengakhiri keterangannya, Gajali menargetkan realisasi investasi baru sebelum peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 APINDO di Jawa Timur pada Januari mendatang. (Red)

Kasus Tembak Oknum Brimob di Weda, Istri Cari Keadilan Hukum

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement