LENTERA MALUT — Kadrian Hi. Muhlis, putra asal Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara, disebut menjadi calon tunggal Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Timur periode 2026-2029.
Kadrian cukup optimis akan menjadi calon tunggal dalam pemilihan Ketua KNPI Provinsi Jawa Timur yang akan digelar Musyawarah Daerah (Musda) pada 27 Oktober 2026 mendatang.
Jika seluruh tahapan Musda berjalan sesuai rencana, Kadrian dijadwalkan dilantik sebagai Ketua KNPI Provinsi Jawa Timur pada 28 Oktober 2026.
Kadrian yang saat ini sebagai Karetaker Ketua DPD KNPI Jawa Timur itu menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah dan memimpin organisasi kepemudaan tersebut selama periode 2026-2029.
“Saya tentu bersyukur atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada saya. Ini bukan hanya tentang pribadi saya, tetapi bagaimana ke depan KNPI Jawa Timur bisa menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda,” ujar Kadrian Hi. Muhlis, Kamis (1/10/2026).
Mantan Kordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Malang Raya ini memaparkan, pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu, KNPI harus mampu menjadi ruang bersama untuk menghimpun berbagai gagasan, potensi, dan energi generasi muda.
“Kalau nantinya saya diberikan amanah melalui Musda, saya ingin KNPI Jawa Timur menjadi wadah konsolidasi seluruh elemen pemuda. Kita harus membangun komunikasi, memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program yang benar-benar memberikan manfaat bagi pemuda,” katanya.
Direktur Semeru institut ini juga menegaskan kepemimpinan KNPI tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan organisasi, tetapi harus mampu mendorong keterlibatan pemuda dalam berbagai sektor pembangunan.
“Pemuda harus hadir sebagai bagian dari solusi. Karena itu, kita perlu mendorong peningkatan kapasitas, kewirausahaan, kreativitas, pendidikan, kepemimpinan dan ruang-ruang partisipasi pemuda dalam pembangunan,” ujarnya.
Kepercayaan terhadap Kadrian menjadi catatan tersendiri bagi masyarakat Maluku Utara, khususnya Desa Saketa dan Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan.
Pasalnya, putra daerah asal Maluku Utara ini dipercaya untuk mengambil bagian dalam kepemimpinan organisasi kepemudaan di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Meski demikian, Kadrian menyebut seluruh proses penentuan kepemimpinan tetap harus mengikuti mekanisme organisasi.
“Yang paling penting bagi saya adalah prosesnya berjalan secara baik, demokratis sesuai dengan aturan organisasi. Musda adalah forum untuk menentukan kepemimpinan KNPI Jawa Timur, sehingga kita hormati seluruh tahapan yang ada,” tuturnya.
Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan pemuda di Jawa Timur.
“Saya berharap ke depan tidak ada sekat-sekat di antara pemuda. Kita satukan energi dan gagasan untuk membangun Jawa Timur. KNPI harus mampu menjadi jembatan bagi seluruh organisasi kepemudaan,” katanya.
Musda KNPI Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026 nantinya menjadi forum resmi untuk menentukan kepemimpinan organisasi tersebut untuk periode 2026-2029.
Jika proses berjalan sesuai rencana, pelantikan Ketua KNPI Jawa Timur periode 2026-2029 dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026. (Red)

Komentar