Alien Mus Ringankan Beban Warga Malut Saat Ramadan

Unknown's avatar
Warga Kota Ternate tampak antusias mengantre untuk membeli sembako pasar murah yang digelar di Kantor DPD Golkar Maluku Utara, Kelurahan Stadion / Dok : Istimewa

LENTERA MALUT – Program pasar murah yang digagas anggota DPR RI dari Partai Golkar, Alien Mus, mulai disalurkan kepada masyarakat di Provinsi Maluku Utara selama bulan suci Ramadan. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Program yang juga menjadi bagian dari aspirasi Alien Mus, yang menjabat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Maluku Utara, menyiapkan sekitar 5.000 paket bahan pangan untuk didistribusikan kepada masyarakat di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara.

Pelaksanaan pasar murah tersebut diawali di Ternate, yang dipusatkan di Kantor DPD I Partai Golkar Maluku Utara. Selanjutnya kegiatan serupa akan dilaksanakan secara bertahap di daerah lain dalam beberapa hari ke depan.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Maluku Utara, Arifin Djafar, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya Alien Mus untuk membantu masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.

“Di bulan suci Ramadan ini ada dua kegiatan yang dilaksanakan, yakni pasar murah dan pembagian sembako gratis,” ujar Arifin Djafar, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, untuk program pasar murah selama Ramadan disiapkan sekitar 5.000 paket sembako yang akan disalurkan secara bertahap di berbagai daerah di Maluku Utara.

“Hari ini kegiatan dimulai di Ternate, kemudian besok dan lusa akan dilanjutkan di kabupaten dan kota lainnya di Maluku Utara,” katanya.

Pada pelaksanaan di Kota Ternate, panitia menyiapkan sekitar 1.000 paket sembako bagi masyarakat dengan kategori ekonomi menengah ke bawah. Penyaluran paket dilakukan menggunakan sistem kupon agar distribusinya tepat sasaran.

Setiap paket sembako dijual dengan harga Rp62.000, jauh lebih murah dibandingkan harga normal di pasaran yang jika diakumulasikan mencapai sekitar Rp130.000 per paket. Paket tersebut berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, serta 10 butir telur.

Panitia juga menerapkan sistem kupon untuk menghindari praktik pembelian oleh pedagang yang kemudian menjual kembali paket sembako tersebut dengan harga lebih tinggi.

“Kadang pasar murah tidak tepat sasaran karena ada pedagang yang ikut membeli. Padahal selisih harga paket ini cukup besar, bahkan bisa mencapai 50 hingga 100 persen dari harga pasar,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, panitia melakukan pengawasan langsung di lapangan agar paket sembako benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami sudah mengingatkan panitia agar tidak ada pedagang yang membeli dalam jumlah banyak. Jangan sampai ada mobil box atau pihak tertentu yang membeli lalu dijual kembali. Program ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Selain pasar murah, Alien Mus juga menyiapkan program pembagian sembako gratis yang dijadwalkan berlangsung menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Program tersebut rencananya dilaksanakan sekitar H-7 Lebaran dengan jumlah paket yang disiapkan juga mencapai sekitar 5.000 paket untuk masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah di Maluku Utara.

Melalui program ini diharapkan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.

“Harapan Ibu Alien Mus, program ini bisa sedikit membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan. Walaupun tidak besar, setidaknya dapat meringankan beban masyarakat dalam kondisi saat ini,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *