Waspada Cuaca, Hujan Lebat Intai Sejumlah Wilayah Malut

avatar Tidak diketahui
Ilustrasi hujan lebat / Dok : Istimewa

LENTERA MALUT – Langit Maluku Utara dalam beberapa hari ke depan diprediksi tidak sepenuhnya bersahabat. Awan tebal diperkirakan akan mendominasi, disertai hujan yang berpotensi turun di berbagai wilayah, bahkan dengan intensitas cukup tinggi di sejumlah daerah.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Sultan Babullah Ternate, Muhammad Fauzi Bintiang, menyampaikan prakiraan cuaca di wilayah Maluku Utara dalam beberapa hari ke depan didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan.

“Dalam beberapa hari ke depan, cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah,” ujar Fauzi pada Selasa, (14/4/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dalam tiga hari ke depan. Pada hari ini, potensi hujan terjadi di Ternate, Tidore, Oba, Kayoa, Kasiruta, Wasile, Maba, Weda, Gane, Bacan, Obi, dan Taliabu.

Selanjutnya, pada Rabu, 15 April 2026, potensi hujan diprakirakan terjadi di Oba, Jailolo, Wasile, Maba, dan Weda. Sementara pada Kamis, 16 April 2026, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Tidore, Wasile, Maba, Patani, Loloda, Ibu, Kao, Ternate, Weda, Oba, Gane, Obi, dan Taliabu.

BMKG juga mengingatkan kondisi gelombang laut di perairan Maluku Utara yang perlu diwaspadai, khususnya bagi nelayan dan aktivitas transportasi laut.

“Secara umum tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Namun ada potensi peningkatan hingga 2 meter di beberapa wilayah perairan,” kata Fauzi.

Adapun wilayah perairan yang berpotensi mengalami peningkatan gelombang tersebut antara lain Perairan Morotai, Perairan Loloda, Perairan Batang Dua, Perairan Halmahera Timur, serta Perairan Gebe.

BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan.

“Masyarakat diharapkan mengenali potensi risiko di wilayah masing-masing dan tetap waspada saat hujan sedang hingga lebat terjadi dalam durasi cukup lama,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik melalui layanan pesan singkat maupun media sosial, guna mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *