LENTERA MALUT – Empat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Halmahera Selatan mengukir prestasi gemilang pada pertengahan tahun 2026 ini. Mereka sukses menembus kurasi ketat Bank Indonesia untuk masuk ke program pembinaan eksklusif.
Keempat UMKM tersebut adalah Batik Citra Bacan, Nana Wah Taba, Dwita, dan Basayangang. Keberhasilan ini membawa mereka melangkah ke tahapan bootcamp Serangkaian Kurasi Wirausaha dan UMKM Unggulan Bank Indonesia (SERUMBI) 2026.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Maluku Utara, Handi Susila, mengumumkan langsung pencapaian tersebut saat menghadiri pembukaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Selatan ke-23 di Lapangan UMKM Milenial, Labuha.
“UMKM memegang peranan penting sebagai penggerak utama ekonomi warga sekaligus menyerap banyak tenaga kerja,” ujar Handi dalam siaran pers yang diterima media, Kamis, (11/6/2026)
Handi menjelaskan bahwa Halmahera Selatan saat ini menyumbang hampir seperempat dari total pelaku usaha di Maluku Utara, dengan jumlah mencapai 48 ribu UMKM.
Namun, mayoritas pelaku usaha masih berskala mikro. Oleh karena itu, Bank Indonesia terus menginisiasi program SERUMBI guna mendongkrak produktivitas dan memperluas jaringan pasar mereka ke tingkat nasional hingga internasional.
Selain memberikan pelatihan dan kurasi modal usaha, KPwBI Maluku Utara aktif menggelontorkan berbagai bantuan sektor produktif di Bumi Saruma. Bank Indonesia menyalurkan bantuan sarana produksi kepada Koperasi Serba Usaha Putri Bajo, fasilitas kelistrikan serta cold storage bagi Kelompok Nelayan Ginoti di Desa Pigaraja, dan mesin pengering (in-store dryer) untuk Gapoktan Bersatu Untuk Maju di Gane Timur.
Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, menyambut baik langkah nyata Bank Indonesia tersebut. Helmi menilai kolaborasi ini sejalan dengan lompatan besar daerahnya yang sukses mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 37,33 persen pada tahun 2025.
“Kita harus menjaga semangat kolaborasi ini demi menghasilkan karya nyata dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Helmi saat membuka rangkaian HUT daerah.
Pemerintah daerah bersama Bank Indonesia optimistis pameran UMKM, layanan Sertifikasi Halal Gratis (GEMA SEHATI), serta berbagai pelatihan kewirausahaan sepanjang pekan perayaan HUT ini akan mempercepat puluhan ribu pelaku usaha lokal naik kelas. (Red)

Komentar