Peristiwa
Beranda » Blog » Lansia Asal Halmahera Timur Belum Kembali Dari Hutan Saolat

Lansia Asal Halmahera Timur Belum Kembali Dari Hutan Saolat

LENTERA MALUT – Tim SAR Gabungan langsung bergerak menyisir area Hutan Desa Saolat, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur. Langkah taktis ini menyusul laporan hilangnya seorang pencari kayu gaharu bernama Andarias Gorangoitji (69) yang belum kembali ke rumah sejak dua hari lalu.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, membenarkan peristiwa membahayakan jiwa tersebut melalui pihak humas pada Sabtu (25/07/2026). Pihak Basarnas menerima laporan resmi mengenai hilangnya warga Desa Waijoi tersebut dari Camat Wasile.

Kronologi kejadian bermula saat korban bersama tiga rekannya masuk ke Hutan Desa Saolat untuk berburu kayu gaharu pada Rabu (22/07/2026). Petaka muncul pada Kamis (23/07/2026) sekitar pukul 14.00 WIT ketika rombongan ini memutuskan berpencar di dalam rimba. Saat ketiga rekannya kembali berkumpul di tenda, mereka tidak lagi melihat keberadaan maupun mendengar suara korban.

Rekan-rekan korban sempat melancarkan aksi pencarian mandiri di sekitar lokasi. Namun, nihilnya hasil pencarian membuat Camat Wasile segera menghubungi Unit Siaga SAR Haltim untuk meminta bantuan evakuasi pada Sabtu (25/07/2026).

Merespons laporan darurat tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Haltim langsung menerjunkan personel menuju lokasi menggunakan Rescue Car. Setibanya di lokasi kejadian, tim gabungan langsung membuka jalur pencarian dan menyisir area hutan tempat korban terakhir kali terlihat.

Lapak Mangga Dua Ramai Tapi Cetak Zero Pendapatan

Hingga saat ini, tim penyelamat masih terus mengupayakan pencarian intensif di titik koordinat hilangnya korban. Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi erat antara Tim Rescue Unit Siaga SAR Haltim, personel Polsek Wasile, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban.

Berdasarkan data resmi Basarnas, korban atas nama Andarias Gorangoitji merupakan warga Desa Waijoi berumur 69 tahun. Saat masuk ke dalam hutan, pria lansia tersebut mengenakan pakaian baju berwarna putih. Pihak Basarnas berjanji akan terus memperbarui perkembangan informasi dari lapangan seiring berjalannya operasi pencarian. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement