LENTERA MALUT– Kepala SMP Islam 1 Kota Ternate, H. Hamzah Tubaka, menerima kunjungan awak media di ruang kerjanya pada Senin (24/8/2026) untuk memaparkan berbagai capaian prestasi siswa serta visi besar sekolah dalam mencetak generasi masa depan yang unggul.
Dalam sesi wawancara tersebut, H. Hamzah Tubaka mengungkapkan bahwa para siswa SMP Islam 1 Ternate aktif berpartisipasi dalam ajang nasional, terutama melalui Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Pada tahun ajaran sebelumnya, sekolah berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat kota, di antaranya Juara 2 Lomba Vokal Putri, Juara 3 Lomba Vokal Putra, serta Juara 3 Tarian Kreasi Daerah.
“Selain FLS2N, kami juga mengikuti O2SN di bidang olahraga dan OSN di bidang sains. Meski belum mendapatkan hasil maksimal di bidang tersebut, kami berkomitmen untuk terus memacu kualitas pembelajaran ke depan,” ujar Hamzah.
Beliau juga menambahkan bahwa sekolah kini mulai melirik ajang baru, yaitu Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), guna mendorong siswa menemukan inovasi yang bermanfaat bagi lingkungan.
Di bidang kepramukaan, SMP Islam 1 Ternate juga menunjukkan taringnya. Saat ini, seorang siswa laki-laki dari sekolah tersebut tengah menjadi perwakilan dalam ajang Jambore Nasional di Cibubur. Sekolah juga sedang mempersiapkan diri untuk Lomba Tingkat (LT), di mana SMP Islam 1 memiliki sejarah kuat mewakili Provinsi Maluku Utara ke tingkat nasional setiap lima tahun sekali.
Mengenai keterlibatan siswa dalam Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), Hamzah menjelaskan bahwa untuk tingkat kota, jenjang SMP memang belum dilibatkan. Namun, beliau dengan bangga menyebutkan bahwa dua alumni SMP Islam 1 Ternate yang kini bersekolah di SMA Negeri 4 Ternate berhasil menembus tingkat Paskibraka Nasional.
Menutup wawancara, H. Hamzah Tubaka menegaskan visi utama SMP Islam 1 Ternate adalah mewujudkan profil lulusan yang Islami, berakhlak mulia, berilmu, berprestasi, dan berwawasan global.
“Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademis dan agama, tetapi juga memiliki wawasan global. Mereka harus mampu menilai perkembangan dunia, memahami bahwa kita semua saling membutuhkan, dan tidak hanya terpaku pada lingkup lokal Ternate atau Maluku Utara saja,” pungkasnya.(Red)

Komentar