LENTERA MALUT – Sosok Hamzah Tubaka, SH, MM, kini resmi menakhodai SMP Islam 1 Kota Ternate sejak awal tahun 2026. Saat ditemui wartawan di ruang kerjanya pada Senin (24/8/2026), pria yang telah mengabdikan diri di dunia pendidikan selama lebih dari 30 tahun ini berbagi kisah inspiratif mengenai perjalanan kariernya yang penuh tantangan.
Hamzah memulai perjalanannya sebagai guru pada tahun1991 di Kecamatan Ibu, Halmahera Barat. Ia mengenang masa-masa sulit saat akses transportasi ke wilayah tersebut hanya bisa ditempuh melalui jalur laut yang sangat bergantung pada musim.
“Waktu itu kalau musim angin, muara tertutup dan motor (kapal) tidak bisa keluar masuk selama sebulan lebih, padahal semua kebutuhan sembako bergantung pada transportasi itu,” kenangnya.
Selain kendala akses, fasilitas listrik di tempat tugas pertamanya pun hanya menyala pada malam hari. Selama bertugas di daerah, Hamzah menunjukkan fleksibilitas luar biasa. Meski memiliki latar belakang pendidikan Bahasa Inggris, ia pernah mengajar berbagai mata pelajaran lain seperti PMP (sekarang PPKn), IPA, hingga Sejarah, bahkan sempat merangkap sebagai tenaga tata usaha di masa mesin ketik.
Pada tahun 1995, ia ditugaskan ke Kota Ternate dan bertugas di SMP Islam 2 Ternate yang terletak di Kastela. Di sekolah tersebut, ia menghabiskan waktu hampir 30 tahun hingga tahun 2025 sebelum akhirnya berpindah tugas ke SMP Islam 1 Kota Ternate.
Meskipun memiliki gelar Sarjana Hukum* dari Unkhair dan Magister Manajemen dari STIE Artha Bodhi Iswara (ABI) Surabaya, fokus utamanya tetap pada dunia pendidikan. Baginya, menjadi guru adalah sebuah bentuk pengabdian yang tulus.
“Jadi guru ini sebenarnya lebih banyak mengabdinya… pahlawan tanpa tanda jasa. Artinya lebih banyak mengabdikan diri untuk banyak orang, yang kadang-kadang diri sendiri saja terabaikan,” tutur Hamzah menutup pembicaraan. (Red)

Komentar