LENTERA MALUT – Kebakaran lahan terjadi di wilayah Desa Kusu, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Kobaran api melanda sejumlah area di sekitar kebun warga dan berpotensi meluas karena kondisi lahan yang kering.
Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP dan Damkar Provinsi Maluku Utara bersama TNI-Polri serta masyarakat langsung bergerak melakukan pemadaman. Petugas berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke area lain, terutama permukiman dan lingkungan di sekitar lokasi.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Hingga pukul 15.00 WIT, tim gabungan berhasil memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas.
Kasatpol PP dan Damkar Maluku Utara, Rahmat Djabir, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat melakukan aktivitas yang menggunakan sumber api.
Ia mengingatkan warga agar tidak membakar lahan secara sembarangan, termasuk ketika membersihkan kebun, membuka lahan maupun membakar sampah di area yang mudah terbakar.
“Kelalaian dalam menggunakan api dapat memicu kebakaran yang meluas dan membahayakan lingkungan, permukiman serta keselamatan masyarakat,” ujar Rahmat.
Rahmat juga meminta masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan. Selain itu, warga harus memastikan setiap sumber api benar-benar padam setelah selesai digunakan.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran sejak dini. Terlebih, kondisi lahan yang kering dapat membuat api cepat merambat dan sulit dikendalikan.
“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada petugas apabila melihat adanya titik api atau kebakaran,” katanya.
Satpol PP bersama TNI dan Polri, kata Rahmat, akan terus meningkatkan kesiapsiagaan, pemantauan dan penanganan kebakaran di wilayah Maluku Utara.
Ia berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan dengan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan setiap titik api kepada petugas terdekat. (Red)

Komentar