LENTERA MALUT — General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ternate, Erlisetya Wahyudi, meluruskan polemik pungutan biaya di pelabuhan yang memicu perhatian masyarakat. Isu mengenai tarif ganda tersebut mencuat setelah sebagian warga mengeluhkan penarikan biaya pas masuk pelabuhan di samping tiket penyeberangan.
Saat ditemui wartawan di ruang kerjanya pada Kamis (29/10/2026), Erlisetya menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami perbedaan mendasar antara tiket kapal dengan pas masuk kawasan pelabuhan. Ia menjamin bahwa ASDP tidak membebankan biaya ganda kepada para penumpang kapal feri.
“Masyarakat harus tahu bahwa tiket penyeberangan berbeda dengan pas masuk pelabuhan. Penumpang kapal feri hanya membayar tiket penyeberangan dan otomatis bebas dari biaya pas masuk pelabuhan,” ujar Erlisetya.
Ia menjelaskan bahwa petugas di lapangan hanya menarik biaya pas masuk dari warga yang mengakses area pelabuhan tanpa ikut menyeberang. Kategori ini mencakup para pengantar, penjemput, ataupun kendaraan yang sekadar masuk ke dalam area pelabuhan.
Untuk memperjelas ketentuan tersebut, pihak ASDP merilis rincian tarif resmi pas masuk pelabuhan berdasarkan Keputusan Direksi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nomor KD.40/OP.404/ASDP-2024:
• Pengantar/Penjemput (Orang): Rp5.000
• Kendaraan Golongan I: Rp3.000
• Kendaraan Golongan II & III: Rp4.000
• Kendaraan Golongan IV: Rp7.000
• Kendaraan Golongan V: Rp8.000
• Kendaraan Golongan VI: Rp10.000
• Kendaraan Golongan VII: Rp21.000
• Kendaraan Golongan VIII: Rp28.000
Erlisetya meminta para penumpang kapal untuk langsung menunjukkan tiket penyeberangan mereka kepada petugas di gerbang utama. Langkah ini menjadi solusi cepat jika petugas di lapangan melakukan kekeliruan pemeriksaan atau salah mengidentifikasi penumpang sebagai pengantar.
Saat ini, ASDP Cabang Ternate juga tengah mempercepat pembangunan gerbang pelabuhan yang baru. Kehadiran gerbang fisik ini bakal mengoptimalkan alur keluar-masuk kendaraan dan memperketat ketertiban pemeriksaan. Selain fasilitas fisik, manajemen ASDP segera memasang papan informasi tarif berukuran besar di area strategis agar seluruh pengunjung pelabuhan dapat membaca aturan biaya secara transparan.
Melalui berbagai upaya keterbukaan informasi ini, ASDP Cabang Ternate berharap dapat menyudahi kesalahpahaman antara petugas lapangan dan pengguna jasa, sekaligus memberikan kepastian layanan yang bersih serta tertib bagi warga Ternate. (Red)

Komentar