LENTERA MALUT – Pada hari kedua operasi pencarian tiga pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban WNI perempuan, sementara dua pendaki WNA lainnya masih dalam pencarian.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa Tim SAR Gabungan menyisir area sekitar bibir kawah Gunung Dukono. Pada pukul 14.30 WIT, tim menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia bersama barang bawaannya berupa tas carrier.
Tim kemudian mengevakuasi korban menuju posko gabungan di Desa Mamuya, Kabupaten Halmahera Utara, dan tiba pada pukul 18.20 WIT. Selanjutnya, petugas membawa korban ke RSUD Tobelo untuk menjalani proses identifikasi. Medan yang licin saat penurunan dari puncak gunung sempat memperlambat proses evakuasi.
Setelah menyelesaikan operasi hari kedua, Tim SAR menghentikan sementara pencarian dengan hasil satu korban ditemukan meninggal dunia dan dua orang lainnya masih belum ditemukan. Tim akan melanjutkan operasi pada Ahad, (10/5/2026).
Selama proses pencarian, Tim SAR menghadapi sejumlah kendala, terutama cuaca hujan dan aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang terus mengeluarkan abu. Kondisi tersebut berpotensi mengancam keselamatan para petugas di lapangan.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas, Korem 152 Babullah, Kodim 1508 Tobelo, Polres Halmahera Utara, Kompi 732 Banau, Lanud Leo Watimena, TNI AL, Brimob Polda Maluku Utara, BPBD Halmahera Utara, PVMBG, PT NHM, Wanadri, serta masyarakat setempat. (Red)






