Peristiwa
Beranda » Blog » Kakek Hilang Di Haltim Selamat Usai Temui Suku Pedalaman

Kakek Hilang Di Haltim Selamat Usai Temui Suku Pedalaman

Kakek Andarias Gorangoitji saat ditemukan

LENTERA MALUT  – Tim SAR Gabungan akhirnya menghentikan Operasi Pencarian setelah menemukan Andarias Gorangoitji (69) dalam keadaan selamat dan sehat. Lansia asal Desa Waijoi, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur tersebut sebelumnya tersesat di dalam hutan selama empat hari saat berburu kayu gaharu bersama rekan-rekannya.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, membeberkan kronologi penemuan korban pada Selasa (28/07/2026). Memasuki hari keempat operasi, Tim SAR Gabungan awalnya membagi area hutan Desa Saolat menjadi empat SRU menggunakan metode Exploratory Search and Rescue (eSAR).

Saat tim sedang menyisir rimba, warga Desa Saolat mendatangi posko induk sekitar pukul 09.55 WIT untuk melaporkan bahwa korban telah berjalan keluar hutan dan kembali ke kampung. Petugas SAR langsung bergerak cepat menuju desa untuk memastikan kebenaran informasi tersebut dan memeriksa kondisi fisik korban.

Andarias kemudian menceritakan kisah menegangkan yang ia alami selama tersesat sejak 23 hingga 25 Juli 2026. Di tengah rimbunnya hutan, kakek berusia 69 tahun ini sempat bertemu dengan sekelompok suku pedalaman. Karena merasa takut, Andarias memilih menghindar dan terus berjalan menembus belantara hingga akhirnya ia justru menemukan area permukiman suku pedalaman tersebut.

Warga suku pedalaman menyambutnya dengan baik, memberikan bantuan, serta mengantarkan Andarias menuju jalur evakuasi yang mengarah langsung ke perkampungan warga. Andarias akhirnya berhasil mencapai perbatasan desa pada Selasa (28/07/2026) pagi.

Komisi II DPRD Ternate Tuntut Keberpihakan Anggaran Digitalisasi

Selama empat hari bertahan hidup sendirian di dalam hutan, Andarias mengaku hanya mengonsumsi kelapa tua (korpa), garam yang ia bawa, serta memotong ujung daun woka untuk mengganjal perutnya.

Mengingat Andarias sudah kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat, Basarnas Ternate resmi menutup Operasi SAR ini pada pukul 10.00 WIT. Pihak Basarnas mengembalikan seluruh personel gabungan ke kesatuan masing-masing disertai apresiasi yang tinggi.

Operasi kemanusiaan yang berakhir manis ini sukses terlaksana berkat kolaborasi erat antara Tim Rescue USS Haltim, personel Brimob Polda Malut, anggota Polsek Wasile Selatan, tim BPBD Haltim, petugas Kesehatan Wasile Selatan, masyarakat setempat, hingga pihak keluarga korban. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement