LENTERA MALUT – Anggota DPRD Kota Ternate dari Daerah Pemilihan (Dapil) III meliputi Kecamatan Pulau Hiri, Pulau Moti, dan Batang Dua, Tasman Balak, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Ternate dalam menghadirkan layanan ambulans laut untuk menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan terluar.
Tasman menilai program tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pelayanan kesehatan bagi warga di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
Hal itu disampaikan politisi Partai Gerindra itu kepada awak media di ruang Fraksi DPRD Kota Ternate, Senin (18/5/2026).
Menurut Tasman, keberadaan ambulans laut sangat membantu proses rujukan pasien dari pulau-pulau terluar menuju fasilitas kesehatan di Kota Ternate.
Ia mencontohkan, pada Jumat lalu ambulans laut berhasil mengevakuasi seorang pasien dari Batang Dua ke Ternate dengan aman dan lancar. Tidak lama berselang, layanan yang sama kembali digunakan untuk menjemput pasien dari Pulau Tifure pada Sabtu malam hingga Minggu pagi.
“Program ini sangat membantu masyarakat di pulau terluar. Kami melihat sendiri bagaimana pemerintah bergerak cepat menghadirkan ambulans laut untuk melayani kebutuhan warga, terutama saat terjadi kondisi darurat medis,” ujar Tasman.
Ia menegaskan, DPRD sebagai lembaga pengawas akan terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah agar pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, semakin maksimal.
Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif sangat penting untuk memastikan seluruh program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami di DPRD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” katanya.
Tasman juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Ternate dan Dinas Kesehatan yang dinilai serius menghadirkan pelayanan kesehatan hingga ke wilayah kepulauan.
Ia mengaku masyarakat Batang Dua merasakan langsung manfaat program tersebut, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.
“Kami berterima kasih kepada Wali Kota dan Dinas Kesehatan. Kehadiran ambulans laut ini membuktikan bahwa pemerintah benar-benar hadir di tengah kesulitan masyarakat,” tegasnya.
Meski demikian, Tasman mengakui pelayanan di wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri, mulai dari faktor cuaca, ketersediaan logistik, hingga pasokan bahan bakar minyak (BBM).
Namun, menurut dia, seluruh tantangan tersebut tidak menghalangi komitmen pemerintah untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap menjangkau masyarakat di pulau-pulau terluar.
“Pelayanan untuk masyarakat di wilayah 3T harus tetap terjangkau. Ini bentuk komitmen pemerintah yang patut kita apresiasi bersama,” tandasnya. (Red)






