LENTERA MALUT – Sebuah speedboat milik Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara ditemukan hanyut tak terurus di perairan Ternate pada Jumat (28/8/2026). Nahkoda kapal tersebut, Sofyan Abdulah membeberkan kondisi miris terkait aset daerah yang terbengkalai serta nasib para kru yang belum menerima hak mereka selama berbulan-bulan.
Sofyan menjelaskan bahwa kapal cepat tersebut sudah tidak beroperasi sejak Desember 2025. Ia mengungkapkan bahwa kaca kapal sudah pecah bahkan sebelum ia mulai bertugas. Kondisi mesin kapal berkekuatan 250 PK itu pun sangat memprihatinkan karena beberapa komponen vitalnya raib.
“Mesin itu kemarin normal. Cuman setelah saya ke bawah, kaki mesin dicopot dan pampel (baling-baling) juga dicopot. Katanya ada yang pakai, tapi otomatisnya kalau mau pakai harus laporkan ke saya karena saya yang bertanggung jawab,” tegas sang nahkoda saat diwawancarai di dermaga.
Selain kerusakan fisik dan kehilangan suku cadang, nahkoda tersebut mengungkap fakta pahit mengenai kesejahteraannya. Ia mengaku belum menerima gaji selama 8 hingga 9 bulan, terhitung sejak Desember lalu. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, pembayaran gaji selalu berjalan lancar.
Ia juga menceritakan detik-detik penemuan kapal tersebut yang sempat hanyut sejak hari Kamis sebelum akhirnya diseret kembali ke dermaga oleh warga yang menemukannya. Saat ini, sang nahkoda hanya bisa berharap agar pihak Dinas Sosial segera memperhatikan nasib mereka.
“Harapan kita, mudah-mudahan gaji kami segera keluar karena sudah berbulan-bulan kami bekerja tanpa kepastian,” pungkasnya. (Red)

Komentar