SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan
Beranda » Blog » SRD 8 dan SRMP 26 Ternate Gelar Open House dan Pembukaan MPLS

SRD 8 dan SRMP 26 Ternate Gelar Open House dan Pembukaan MPLS

Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 8 Ternate dan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 26 Ternate / Dok : LM

LENTERA MALUT – Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 8 Ternate dan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 26 Ternate menggelar kegiatan open house sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kegiatan ini memperkenalkan program Sekolah Rakyat kepada masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan kepercayaan diri.

Kepala SRD 8 Ternate, Nurhasni Ibrahim, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan sistem pendidikan Sekolah Rakyat kepada pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah ingin menunjukkan proses pembelajaran, pembinaan karakter, dan kehidupan siswa selama mengikuti pendidikan berasrama.

Kepala SRD 8 Ternate, Nurhasni Ibrahim S.Pd., M.Pd / Dok : LM

“Melalui kegiatan open house ini, kami ingin masyarakat mengenal lebih dekat Sekolah Rakyat, termasuk program pendidikan dan pembentukan karakter yang kami jalankan,” ujar Nurhasni kepada wartawan, Sabtu (17/10/2026).

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan nilai-nilai kehidupan.

Darurat Sampah Ternate: TPA Terbakar, Rencana Induk Kedaluwarsa

Dalam kegiatan tersebut, para siswa menampilkan sejumlah kemampuan di hadapan para undangan. Mereka membawakan acara menggunakan bahasa Arab, memimpin doa pembuka dan penutup, memperagakan baris-berbaris, serta menampilkan kelompok vokal, mendongeng, dan karate.

Penampilan itu menjadi bagian dari upaya sekolah membangun keberanian siswa untuk tampil di depan umum. Para siswa juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden Prabowo Subianto melalui penampilan sederhana dalam kegiatan tersebut.

Nurhasni mengatakan, sekolah memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan akademik maupun nonakademik. Pihak sekolah menerapkan pembelajaran mendalam, pembelajaran berbasis alam dan budaya, serta penguatan bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Sekolah juga memanfaatkan teknologi digital dalam proses belajar, termasuk penggunaan learning management system (LMS), papan pintar atau smartboard, serta laptop bagi siswa. Selain itu, sekolah membina kemampuan siswa melalui kegiatan karate, pencak silat, sepak bola, baris-berbaris, tilawah, menari, dan bahasa Inggris.

UMKM Maluku Utara Tembus Panggung Nasional Lewat ISEF 2026

Sebagai sekolah berasrama, SRD 8 dan SRMP 26 juga memberikan pembinaan karakter, spiritualitas, nasionalisme, keterampilan hidup, dan kemampuan berbahasa. Pembinaan tersebut diharapkan membentuk siswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu hidup mandiri dan beradaptasi dengan lingkungan.

Pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kota Ternate masih menghadapi keterbatasan fasilitas pada lokasi rintisan. SRMP 26 Ternate mulai beroperasi pada Juli 2025 di Sentra Wasana Bahagia, sedangkan SRD 8 Ternate memulai kegiatan pada September 2025 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate.

Untuk tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 30 siswa tingkat SMP ditempatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Maluku Utara di Desa Rioribati. Penempatan tersebut mengikuti keputusan wali kota karena keterbatasan fasilitas di sekolah rintisan.

Sementara itu, sebanyak 31 siswa tingkat sekolah dasar belum memulai kegiatan belajar karena ruang kelas dan asrama di sekolah permanen belum rampung. Untuk sementara, kegiatan MPLS bagi siswa SRD 8 berlangsung di lokasi sekolah rintisan dan dirangkaikan dengan kegiatan open house

Hasni berharap pemerintah dapat mempercepat pembangunan fasilitas permanen Sekolah Rakyat di Kota Ternate. Menurut dia, ketersediaan ruang belajar dan asrama yang memadai akan mendukung pelaksanaan program serta memberikan kenyamanan bagi siswa.

BRI Ternate Seimbangkan Produktivitas dan Kesehatan Lewat Kegiatan Zumba Bersama

“Kami berharap pembangunan sekolah permanen di Ternate dapat terealisasi tahun depan sehingga kegiatan pendidikan bisa berjalan lebih optimal,” katanya.

Kegiatan open house dan pembukaan MPLS tersebut dihadiri perwakilan Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, Kepala Sentra Wasana Bahagia Osep Mulyani, Kepala BPVP Ternate, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan DPRD Kota Ternate Najib Hi. Talib,

Kepala Dinas Sosial Burhanudin, perwakilan Dinas Pendidikan, para camat dan lurah se-Kota Ternate, Kepala SRMP 26 Ternate, taruna dan peserta magang Universitas Pertahanan RI, pendamping sosial, unsur PGRI, serta guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan siswa.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap dukungan pemerintah daerah dan masyarakat terus menguat sehingga Sekolah Rakyat dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang membutuhkan di Kota Ternate.(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement