SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan
Beranda » Blog » IAIN Ternate Rayakan 60 Tahun, Kukuhkan 523 Wisudawan

IAIN Ternate Rayakan 60 Tahun, Kukuhkan 523 Wisudawan

Wisudawan IAIN Ternate tahun 2026

LENTERA MALUT – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate mengukuhkan 523 wisudawan dan wisudawati program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-60 dan Wisuda Tahun 2026.

IAIN Ternate menggelar prosesi tersebut di Auditorium IAIN Ternate, Ahad (6/9/2026), dengan mengusung tema “Berkhidmat kepada Kebajikan.”

Rektor IAIN Ternate, Adnan Mahmud, mengatakan tema tersebut mencerminkan komitmen civitas akademika dan alumni untuk terus mengabdikan ilmu kepada keluarga, masyarakat, umat, dan bangsa.

“Ilmu yang kita miliki harus didarmabaktikan kepada keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Kalau ilmu itu tidak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka ilmu tersebut tidak akan memberikan makna,” kata Adnan usai prosesi wisuda di ruang kerjanya kepada awak media.

Adnan juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan wali yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada IAIN Ternate selama kurang lebih empat tahun.

Pesta Miras di Kos Ternate, Empat Pria Tiga Wanita Diamankan Polisi

“Terima kasih kepada orang tua dan wali yang telah memberikan kepercayaan kepada IAIN Ternate untuk mendidik anak-anak kita,” ujarnya.

IAIN Ternate menetapkan 523 wisudawan melalui Surat Keputusan Rektor IAIN Ternate Nomor 307 Tahun 2026 tentang Nama-Nama Wisudawan dan Wisudawati Sarjana dan Pascasarjana Tahun Akademik 2026.

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menyumbang lulusan terbanyak dengan 209 orang. Berikutnya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) meluluskan 148 orang, Fakultas Syariah 76 orang, Program Pascasarjana 52 orang, serta Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) sebanyak 38 orang.

IAIN Ternate juga menetapkan lima lulusan terbaik dari masing-masing fakultas dan program pascasarjana.

Nurmala Sinen menjadi lulusan terbaik Program Pascasarjana dengan IPK 3,87. Arif Aries meraih predikat terbaik dari FTIK dengan IPK 3,98.

Rayakan Dies Natalis, ISDIK Kie Raha Lepas Ratusan Wisudawan Mengabdi 

Dari Fakultas Syariah, Khalishah Dayana Rochmat menjadi lulusan terbaik dengan IPK 3,91. Surahman Rusli menjadi lulusan terbaik FUAD dengan IPK 3,93. Sementara itu, Nurul Azzahra Abdul menjadi lulusan terbaik FEBI dengan IPK 3,97.

Sidang senat pengukuhan wisudawan IAIN Ternate

Adnan mengatakan perjalanan IAIN Ternate selama enam dekade telah melahirkan alumni yang berkiprah di berbagai sektor. Ia menyebut sejumlah alumni yang kini menjalankan peran sebagai birokrat, politisi, dan pemimpin daerah.

“Alumni kami telah menunjukkan peran yang sangat strategis, baik sebagai birokrat maupun politisi,” kata Adnan.

Ia menyebut sejumlah nama, antara lain Wakil Gubernur Maluku Utara K.H. Sudin Sehe, Bupati Halmahera Timur Ubay, Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman, serta sejumlah anggota DPRD di berbagai daerah.

Menurut Adnan, latar belakang pendidikan keagamaan tidak membatasi ruang pengabdian para alumni. Mereka justru mampu mengembangkan kompetensi dan berkontribusi dalam berbagai bidang profesi.

Warga Kawasi Protes Sosialisasi Relokasi yang Dinilai Diam-Diam

Selain merayakan Dies Natalis ke-60, IAIN Ternate terus mendorong transformasi kelembagaan menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Adnan mengatakan proses transformasi tersebut masih membutuhkan koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga. Saat ini, proses pembahasan berlangsung di tingkat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) sebelum berlanjut ke Sekretariat Negara.

“Upaya secara maksimal sudah kita lakukan melalui perbaikan dokumen dan pendekatan personal maupun kelembagaan,” ujar Adnan.

Ia mengakui jumlah mahasiswa menjadi salah satu tantangan dalam proses transformasi tersebut. Meski demikian, pihak kampus terus melengkapi dokumen dan melakukan berbagai langkah untuk memenuhi persyaratan yang diperlukan.

“Kini tinggal doa yang kita lakukan untuk mengetuk pintu langit agar ikhtiar ini diijabah oleh Allah SWT,” katanya

IAIN Ternate juga menyiapkan program bantuan biaya pendidikan bagi lulusan terbaik yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister.

Adnan mengatakan pihak kampus sedang merancang skema pembiayaan, setidaknya untuk membantu biaya pendidikan pada semester pertama. Kampus akan membahas program tersebut bersama jajaran pimpinan agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Selain itu, IAIN Ternate memanfaatkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk membantu mahasiswa yang menghadapi kendala ekonomi. UPZ menghimpun zakat, infak, dan sedekah dari dosen serta pegawai IAIN Ternate.

Adnan mengatakan program tersebut telah membantu 21 mahasiswa kurang mampu membayar biaya pendidikan pada semester ganjil 2026.

Ia pun mengajak dosen dan pegawai untuk meningkatkan partisipasi dalam penyaluran dana melalui UPZ sehingga kampus dapat memperluas jangkauan bantuan kepada mahasiswa yang membutuhkan.

Di usia ke-60, IAIN Ternate tidak hanya merayakan perjalanan panjang lembaga pendidikan tersebut, tetapi juga mempertegas komitmennya untuk melahirkan lulusan yang mampu mengamalkan ilmu dan berkhidmat kepada kebajikan di tengah masyarakat. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement