SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politik
Beranda » Blog » DPD II Golkar Berpeluang Rombak Fraksi DPRD Ternate

DPD II Golkar Berpeluang Rombak Fraksi DPRD Ternate

Demisioner Ketua DPD II Golkar Kota Ternate, Fuad Alhadi / Dok :LM

LENTERA MALUT — Pergantian kepemimpinan Partai Golkar Kota Ternate membuka ruang bagi perubahan peta kekuatan politik di DPRD Kota Ternate.

Demisioner Ketua DPD II Golkar Kota Ternate, Fuad Alhadi, menegaskan kepengurusan baru memiliki kewenangan menata ulang Fraksi Golkar, termasuk posisi dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD) hingga jabatan pimpinan DPRD yang menjadi jatah partai berlambang pohon beringin tersebut.

Pernyataan Fuad itu mengemuka setelah Ardian Idhan terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Ternate melalui Musyawarah Daerah (Musda). Dengan kepemimpinan baru, Golkar berpeluang mengevaluasi komposisi kader yang menduduki posisi strategis di lembaga legislatif.

Fuad menyampaikan hal tersebut saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor DPD Golkar Maluku Utara, Kamis (22/10/2026). Ia menyebut Ketua terpilih bersama tim formatur kini menyusun struktur kepengurusan baru untuk menentukan arah politik partai ke depan.

Menurut Fuad, kepengurusan baru memiliki otoritas untuk menentukan langkah organisasi, termasuk mengevaluasi penempatan kader di parlemen. Ia menegaskan, fraksi merupakan perpanjangan tangan partai sehingga harus mengikuti kebijakan kepengurusan yang sah.

Menang Musda Golkar, Ardian Siapkan Strategi Rebut Kursi DPRD

“Keberadaan fraksi di DPRD merupakan perpanjangan tangan partai. Apa pun kebijakan kepengurusan baru, fraksi harus mengikuti. Perombakan itu hal biasa dan sepenuhnya menjadi kewenangan kepengurusan baru,” ujar Fuad.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pergantian ketua partai tidak hanya menyangkut perubahan struktur organisasi, tetapi juga berpotensi memengaruhi konfigurasi politik Golkar di DPRD Kota Ternate.

Meski demikian, Fuad tidak merinci apakah kepengurusan Ardian akan benar-benar merombak komposisi Fraksi Golkar atau mengganti kader yang menempati posisi strategis di AKD maupun pimpinan DPRD. Ia menyerahkan keputusan tersebut kepada kepengurusan baru.

Fuad mengapresiasi seluruh pihak yang mengawal Musda Golkar Kota Ternate hingga selesai. Ia mengakui dinamika persidangan sempat berlangsung alot, tetapi seluruh kandidat dan kader akhirnya menerima hasil musyawarah.

“Alhamdulillah, Musda berjalan lancar sesuai tahapan. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang mengawal jalannya Musda. Dinamika itu hal biasa, dan semua kandidat maupun kader sudah menerima hasilnya,” katannya.

Dinkes Malut Dorong Aksi Bersama untuk Putus Rantai Penularan TBC

Fuad menilai konsolidasi menjadi langkah penting agar pergantian kepemimpinan tidak memicu perpecahan internal. Ia meminta seluruh kader mengakhiri perbedaan dan mengarahkannya menjadi kekuatan politik untuk menghadapi kontestasi berikutnya.

“Perbedaan itu sudah selesai. Sekarang bagaimana kita merangkul semua perbedaan menjadi kekuatan untuk menang, sehingga target kemenangan pada pemilu mendatang bisa tercapai,” tegas Anggota Komisi I DPRD Kota Ternate.

Di bawah kepemimpinan Ardian, Golkar Kota Ternate juga menghadapi target meningkatkan perolehan kursi legislatif. Pada Pemilu 2024, Golkar meraih posisi kedua dan menambah jumlah kursi DPRD Kota Ternate dari tiga menjadi empat kursi.

Fuad menyebut partai menargetkan lima hingga enam kursi pada pemilu berikutnya. Target tersebut membutuhkan konsolidasi organisasi, penguatan basis pemilih, dan kerja politik yang lebih intensif di tengah masyarakat.

“Target kita tetap menang pemilu dan menambah kursi. Kemarin dari tiga menjadi empat kursi. Untuk periode berikutnya, kami berharap bisa meningkat menjadi lima sampai enam kursi,” ujarnya.

BRI Ternate Gandeng Kejati, Kenalkan Layanan Digital dan Pembiayaan

Ia juga memastikan Golkar siap menghadapi perubahan jadwal pemilu, baik jika pemilu berlangsung pada 2029 maupun 2031, bergantung pada pembahasan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Fuad menegaskan, partai akan terus mendorong seluruh kader bekerja untuk kepentingan masyarakat demi memperkuat dukungan publik. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement