LENTERA MALUT – Tim SAR Gabungan mengakhiri pencarian terhadap Alan Marasaoli (53), nelayan asal Desa Koititi, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, setelah menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pulau Sali, Selasa (30/6/2026).
Masyarakat yang ikut dalam operasi pencarian menemukan korban sekitar pukul 11.00 WIT di koordinat 0°22’3.02″S/127°47’54.13″E atau sekitar 1,1 mil laut dari lokasi perkiraan kejadian (LKP). Warga kemudian mengevakuasi jenazah menggunakan longboat menuju rumah duka di Desa Koititi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga, Ferdinando Jofandri, mengatakan Tim SAR Gabungan segera menuju rumah korban setelah menerima laporan penemuan dari masyarakat.
“Tim memastikan informasi tersebut dan menemukan bahwa warga memang telah menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Kami langsung mengakhiri operasi pencarian setelah proses evakuasi selesai,” kata Ferdinando.
Ferdinando juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia mengapresiasi seluruh unsur SAR dan masyarakat Desa Koititi yang sejak awal bergerak cepat membantu pencarian.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, terutama masyarakat Desa Koititi yang menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong selama operasi pencarian,” ujarnya.
Alan Marasaoli berangkat melaut pada Minggu (28/6/2026), namun tidak kembali hingga malam hari. Keluarga kemudian melaporkan kejadian itu setelah nelayan lain menemukan longboat milik korban mengapung di tengah laut tanpa awak.
Laporan tersebut mendorong Kantor SAR Ternate mengerahkan Tim SAR Gabungan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Tim menyisir sejumlah titik hingga akhirnya masyarakat menemukan korban di perairan Pulau Sali.
Setelah menemukan korban, Kantor SAR Ternate langsung menutup operasi pencarian dan mengembalikan seluruh personel ke satuan masing-masing.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Halmahera Selatan, Polairud Bacan, TNI AL Bacan, keluarga korban, dan masyarakat Desa Koititi. (Red)

Komentar