LENTERA MALUT – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara mulai memproses tahapan pendaftaran bakal calon ketua menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Sahid Bela, Senin (2/11/2026).
Sekretaris DPD Partai Demokrat Maluku Utara, Junaidi A. Bahruddin, mengatakan pendaftaran bakal calon ketua masih dibuka hingga 31 Oktober 2026. Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi awak media, Selasa (27/10/2026).
“Panitia masih membuka pendaftaran kader hingga tanggal 31 Oktober,” ujar Junaidi ketika ditemui di Kantor DPRD Kota Ternate
Ia menjelaskan, setelah masa pendaftaran berakhir, panitia memberikan waktu untuk pengembalian formulir sebelum melanjutkan ke tahap verifikasi berkas pada 1 November 2026.
Hingga saat ini, baru satu kader yang tercatat mendaftar sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Maluku Utara, yakni Nasri. Menurut Junaidi, proses pencalonan tersebut tetap mengacu pada ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
“Sejauh ini baru Pak Nasri yang mendaftar dan mengikuti tahapan internal sesuai ketentuan AD/ART partai,” katanya.
Junaidi menegaskan, setiap kader yang memenuhi persyaratan partai memiliki kesempatan untuk mengikuti proses pencalonan.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Maluku Utara saat ini, Rahmi, dipastikan tidak kembali mencalonkan diri setelah menjabat selama dua periode.
“Beliau tidak maju lagi karena sudah dua periode. Dengan kondisi saat ini, Musda berpotensi memilih ketua secara aklamasi jika hanya ada satu pendaftar,” ungkap Junaidi.
Lebih lanjut, Junaidi menjelaskan bahwa salah satu aspek penting dalam proses pencalonan adalah dukungan dari pemilik suara yang akan menentukan kepemimpinan DPD Partai Demokrat Maluku Utara.
Dalam Musda kali ini, terdapat 13 pemilik suara sah. Jumlah tersebut terdiri atas 10 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat dari kabupaten/kota, satu suara gabungan organisasi sayap (orsap), satu suara DPD, dan satu suara Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Satu orsap memegang satu suara gabungan, lalu DPD dan DPP masing-masing menyumbang satu suara,” jelasnya.
Adapun pelaksanaan Musda yang semula dijadwalkan pada Minggu (1/11/2026), digeser menjadi Senin (2/11/2026). Perubahan jadwal dilakukan karena tanggal 1 November bertepatan dengan hari Minggu.
Junaidi menambahkan, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat dijadwalkan hadir secara langsung untuk membuka pelaksanaan Musda di Hotel Sahid Bela.
Dengan masih berlangsungnya tahapan pendaftaran, dinamika pencalonan Ketua DPD Partai Demokrat Maluku Utara akan ditentukan hingga penutupan pendaftaran. Jika tidak ada bakal calon lain yang mendaftar dan seluruh persyaratan terpenuhi, pemilihan ketua secara aklamasi menjadi salah satu kemungkinan dalam Musda mendatang. (Red)

Komentar