SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maluku Utara
Beranda » Blog » Kebakaran di Guraping, Rahmat Djabir Ingatkan Warga Waspada Musim Kemarau

Kebakaran di Guraping, Rahmat Djabir Ingatkan Warga Waspada Musim Kemarau

Kebakaran di sebuah kontrakan di Desa Guraping, Sofifi / Istimewa

LENTERA MALUT – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Maluku Utara, Rahmat Djabir, mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran selama musim kemarau.

Peringatan itu disampaikan Rahmat setelah kebakaran melanda sebuah bangunan yang dikontrak seorang warga berusia 30 tahun di Desa Guraping, Sofifi, Tidore Kepulauan, Kamis pagi (10/9/2026).

Petugas menerima laporan kebakaran pada pagi hari. Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.45 hingga 09.48 WIT.

Tim Damkar langsung bergerak setelah menerima laporan. Petugas tiba di lokasi sekitar tujuh menit kemudian dan segera melakukan pemadaman. Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung lebih dari satu jam.

Rahmat menyebut dugaan sementara kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting atau arus pendek listrik.

Gerak Cepat Damkar Malut Cegah Api Meluas di Oba Utara 

Selain kebakaran bangunan, Rahmat juga menyoroti meningkatnya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Maluku Utara selama musim kemarau berkepanjangan.

Menurut dia, pihaknya mencatat peningkatan laporan kebakaran lahan sejak Agustus hingga awal September 2026. Dalam sehari, petugas bisa menerima tiga hingga tujuh laporan kebakaran lahan.

“Kejadian hampir setiap hari, terutama di wilayah Sofifi dan sekitarnya, bahkan bisa mencapai 6 sampai 7 kejadian per hari,” kata Rahmat. Kondisi tersebut membuat jangkauan pelayanan Damkar

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan cuaca panas ekstrem yang masih berlangsung, Rahmat Djabir menyampaikan beberapa poin penting untuk diindahkan oleh masyarakat :

1. Hindari Aktivitas Pembakaran: Masyarakat dan para petani diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau kebun karena kondisi lahan saat ini sangat rentan memicu kebakaran besar.

DKP Malut Tegaskan Penertiban Rumpon Demi Keselamatan Pelayaran

2. Waspada Pontong Rokok: Dihimbau kepada warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan di lokasi yang mudah terbakar.

3. Periksa Instalasi Listrik: Masyarakat diminta menjaga kondisi kelistrikan di rumah masing-masing untuk mencegah terjadinya korsleting.

Rahmat Djabir berharap kerja sama dari seluruh elemen masyarakat dapat meminimalisir risiko bencana kebakaran di tengah musim panas yang masih berkepanjangan ini. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement