SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial
Beranda » Blog » KKST Malut Temui Pemkot Baubau: Usulkan Penerbangan Langsung Ternate-Baubau

KKST Malut Temui Pemkot Baubau: Usulkan Penerbangan Langsung Ternate-Baubau

Pengurus KKST Maluku Utara bersama Kepala Daerah Pemkot Baubau dan Pejabat lainnya / Istimewa

LENTERA MALUT – Paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Provinsi Maluku Utara dan KKST Kota Ternate melakukan pertemuan strategis dengan jajaran Pemerintah Kota Baubau di kawasan Dodoku Ali Kedaton Sultan Ternate, Sabtu (28/8/2026) pagi.

Pertemuan ini membahas sejumlah aspirasi krusial warga asal Sulawesi Tenggara yang bermukim di Maluku Utara, terutama terkait akses transportasi udara dan kesejahteraan sosial.

Ketua KKST Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, menyampaikan bahwa poin utama dalam pertemuan tersebut adalah usulan pembukaan rute penerbangan langsung (direct flight) antara Ternate dan Baubau.

Langkah ini dinilai mendesak mengingat besarnya populasi warga asal Sulawesi Tenggara di Maluku Utara yang diperkirakan mencapai 400 ribu jiwa di tingkat provinsi, dengan 15 ribu hingga 20 ribu jiwa di antaranya menetap di Kota Ternate.

“Kebutuhan yang paling besar di antaranya adalah transportasi udara. Kami sangat membutuhkan penerbangan langsung antara Ternate dengan Baubau untuk melayani warga kami yang jumlahnya cukup signifikan di sini,” ujar Jamian Kolengsusu saat dikonfirmasi.

Panen 45 Hari Rumput Laut Malut Jadi Solusi Ekonomi

Selain masalah transportasi, KKST juga mengusulkan kerja sama terkait pengadaan lahan pemakaman khusus bagi warga Sulawesi Tenggara di Kota Ternate.

Jamian menjelaskan bahwa selama ini, hampir setiap bulan terdapat warga asal Sulawesi Tenggara yang meninggal dunia di Ternate terpaksa harus dipulangkan ke daerah asal karena ketiadaan lahan pekuburan yang representatif atas nama paguyuban di Ternate.

“Hampir setiap bulan ada warga kita yang meninggal dan akhirnya dikirim balik ke daerah asal karena keterbatasan lahan kubur di sini. Kami berharap ada dukungan dari Pemerintah Kota Baubau untuk kerja sama pengadaan lahan ini,” tambahnya.

Pertemuan yang berlangsung pada pukul 10.00 WIT tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Baubau, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah (Sekda), serta sekitar 40 orang rombongan dari Kota Baubau yang sedang berada di Ternate dalam rangka mengikuti agenda Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Dari pihak paguyuban, hadir Jamian Kolengsusu bersama Pejabat Ketua KKST Provinsi Maluku Utara serta jajaran pengurus lainnya.

Menanggapi usulan tersebut, Pemerintah Kota Baubau memberikan respon yang sangat positif. Pihak Pemkot Baubau berkomitmen untuk mempertimbangkan dan berupaya menindaklanjuti usulan penerbangan langsung serta kerja sama sosial tersebut demi kepentingan warga Sulawesi Tenggara di perantauan

Kasman Minta Dukungan Zulhas Tambah Kursi DPR Malut

Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) adalah organisasi paguyuban yang menghimpun warga perantauan asal Sulawesi Tenggara di Provinsi Maluku Utara, yang berfungsi sebagai wadah silaturahmi dan penyaluran aspirasi warga dalam mendukung pembangunan di daerah tempat tinggal maupun daerah asal. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement