LENTERA MALUT – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), H. Zulkifli Hasan, SE., MM., resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Provinsi Maluku Utara periode 2024–2029.
Pelantikan yang berlangsung di Gedung Duafa Center, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, berlangsung meriah dan dihadiri ratusan kader PAN dari berbagai daerah.
Dalam pidato politiknya, Zulhas menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan PAN di Maluku Utara. Ia menargetkan PAN mampu menembus tiga besar partai politik peraih suara terbanyak pada Pemilu 2029.
“Saya bangga melihat semangat kader PAN di Maluku Utara. Insya Allah pada Pemilu 2029 nanti PAN akan masuk tiga besar partai pemenang pemilu. Mungkin ada yang belum yakin, tetapi nanti kita buktikan bersama,”ujar Zulhas disambut tepuk tangan kader.
Zulhas kemudian mengingatkan seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjaga kekompakan, memperkuat konsolidasi organisasi, dan mulai bekerja sejak sekarang menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal perjuangan untuk membesarkan PAN di Maluku Utara.
“Kini bukan lagi saatnya berkonflik. Pelantikan ini menjadi titik awal perjuangan seluruh kader dan pengurus, baik di tingkat DPW maupun DPD, untuk memperkuat solidaritas dan membangun konsolidasi politik di tengah masyarakat,”* tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kemenangan PAN bersama pasangan Presiden Prabowo Subianto pada Pemilu 2024 bukanlah akhir dari perjuangan politik. Menurutnya, keberhasilan sejati hanya bisa diukur dari kemampuan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Menang pemilu bukan berarti tugas politik selesai. Kalau rakyat belum sejahtera, berarti kemenangan itu belum memiliki arti. Semboyan PAN adalah ‘Bantu Rakyat’. Jika kesejahteraan rakyat belum terwujud, berarti kita belum menjalankan amanat konstitusi dengan baik,” katanya.
Menutup pidatonya, Zulhas menjelaskan filosofi lambang Matahari yang menjadi identitas PAN. Menurutnya, matahari selalu menyinari siapa pun tanpa membedakan latar belakang.
“Matahari melambangkan kesetiaan. PAN terbuka bagi semua orang tanpa membedakan suku, ras, etnis maupun agama. Matahari tidak pernah ingkar janji, demikian pula PAN akan selalu hadir untuk rakyat,”tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Maluku Utara yang baru dilantik, Dr. Kasman H. Ahmad, S.Ag., M.Pd., menyatakan siap memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat DPD, DPC, dan DPRT. Ia menegaskan pelantikan menjadi langkah awal untuk menyatukan seluruh kader dalam mewujudkan cita-cita PAN melalui semangat **”Bantu Rakyat.”
“Saya telah mengabdi di PAN selama kurang lebih 24 tahun. Kepercayaan yang diberikan Ketua Umum kepada saya untuk memimpin DPW PAN Maluku Utara menjadi amanah besar yang harus saya jalankan dengan memperkuat solidaritas dan konsolidasi seluruh pengurus,”* ujarnya.
Kasman, yang akrab disapa Ayahanda Kace, juga meyakini seluruh proses yang terjadi merupakan kehendak Allah SWT. Menurutnya, kehadiran Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan bersama Menteri Desa Yandri Susanto di Ternate bukanlah sebuah kebetulan, melainkan bagian dari rencana Tuhan.
Ia menegaskan amanah sebagai Ketua DPW PAN Maluku Utara merupakan tanggung jawab moral dan politik untuk membawa partai semakin kuat. Karena itu, ia mengajak seluruh kader bekerja bersama demi mewujudkan target PAN masuk tiga besar pada Pemilu 2029.
“Saya mengajak seluruh kader, khususnya pengurus DPW dan DPD, menjaga persatuan dan memperkuat konsolidasi hingga ke akar rumput. Dengan kerja bersama, saya yakin PAN Maluku Utara mampu masuk tiga besar pada Pemilu 2029,”tegasnya.
Di akhir orasinya, Ayahanda Kace mengajak seluruh kader meneladani kepemimpinan Zulkifli Hasan yang dinilainya konsisten memperjuangkan PAN hingga menjadi salah satu kekuatan politik nasional.
“Banyak tokoh politik di negeri ini, tetapi soal komitmen dan konsistensi berjuang, kita patut belajar dari Ketua Umum kita. Keteladanan beliau harus menjadi semangat seluruh kader PAN untuk terus bekerja membantu rakyat,” pungkasnya. (Red)

Komentar