LENTERA MALUT — Keluhan soal minimnya penerangan jalan hingga keterbatasan fasilitas kerja kantor kelurahan mencuat dalam reses Wakil Ketua II DPRD Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, di Kelurahan Kampung Pisang, Rabu malam (16/9/2026).
Aspirasi tersebut disebut muncul hampir di seluruh titik reses yang didatangi Jamian. Warga mengeluhkan lampu jalan, fasilitas Wi-Fi, keterbatasan anggaran alat tulis kantor (ATK), hingga minimnya komputer untuk menunjang pelayanan publik di kantor kelurahan.
Menurut Jamian, kebutuhan penerangan jalan menjadi salah satu persoalan paling banyak disampaikan masyarakat. Karena itu, ia memastikan persoalan tersebut menjadi salah satu prioritas yang akan dikawal melalui DPRD Kota Ternate.
“Kalau kita lihat permasalahan yang terjadi di masyarakat, hampir semua kelurahan kalau berkaitan dengan lampu jalan itu merata. Di seluruh kelurahan sudah pasti mereka meneriakan lampu jalan, jadi itu menjadi satu prioritas di masa reses kali ini,” ujar Jamian.
Selain penerangan, warga juga menyampaikan kebutuhan fasilitas kantor kelurahan, termasuk komputer. Dari tujuh titik reses yang dikunjungi, kebutuhan minimal satu hingga dua unit komputer di setiap kelurahan dinilai penting untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Jamian mengatakan, reses menjadi ruang untuk menyerap persoalan dasar yang langsung dirasakan warga. “Pertama, reses malam ini target saya untuk bisa menyerap aspirasi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan hal-hal yang mendasar yang menyentuh langsung di setiap masyarakat,” katanya.
Dalam reses kali ini, Jamian juga menghadirkan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim Ternate untuk memberikan penjelasan mengenai sejumlah program pemerintah, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih**.
“Biasanya teman-teman tampil sendirian, tapi saya tampil dengan Pasiter dalam rangka isu-isu yang berkaitan dengan Koperasi Merah Putih dan MBG,” jelasnya. Menurut Jamian, langkah tersebut dilakukan agar warga memperoleh penjelasan langsung dari pihak yang memahami bidang tersebut.
Politisi Gerindra itu menegaskan seluruh aspirasi warga akan dibawa ke pembahasan DPRD. Ia menyebut pembangunan Kota Ternate membutuhkan kolaborasi antara pemerintah melalui Musrenbang dan DPRD melalui reses serta pokok-pokok pikiran (pokir).
Jamian juga menyebut sejumlah hasil pembangunan yang telah dirasakan warga Kampung Pisang, di antaranya pembenahan kantor kelurahan, stadion, musala, talud penahan tanah di kawasan pemakaman, perbaikan drainase, serta bantuan tenda dan kursi. “Saya yakin semua program berjalan secara normatif, lalu kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah kita saat ini,” pungkasnya. (Red)

Komentar