SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Transportasi
Beranda » Blog » Pelni Ternate Pastikan 26 Kapal Siap Hadapi Arus Nataru

Pelni Ternate Pastikan 26 Kapal Siap Hadapi Arus Nataru

KM. Ngapulu saat hendak berlabuh di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate / Dok : Pelni

LENTERA MALUT – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Ternate memperketat persiapan menghadapi lonjakan penumpang selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Perusahaan pelayaran milik negara ini memprioritaskan keselamatan penumpang dengan memastikan seluruh armada memenuhi standar kelaiklautan serta menyiapkan fasilitas keselamatan di atas ketentuan minimal.

Kepala Cabang Pelni Ternate, Amin Amrulloh, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan langsung atau check on the spot terhadap seluruh kapal yang beroperasi.

Pemeriksaan tersebut mencakup kondisi armada, kelengkapan alat keselamatan, kebersihan ruangan, fungsi toilet, hingga kualitas pelayanan makanan bagi penumpang.

“Pada prinsipnya kami secara armada menyiapkan bagaimana supaya armada itu layak dan laik di laut. Kami melakukan check on the spot di setiap kapal untuk memastikan kesiapan armada, baik dari sisi alat keselamatan maupun pelayanan seperti makanan, kebersihan toilet, dan ruangan,” ujar Amin saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/11/2026).

Agen BRILink Anto Cell Jadi Andalan Transaksi Warga Halmahera Selatan

Dari sisi keselamatan, Pelni Ternate menyiapkan berbagai perlengkapan darurat, mulai dari sekoci penolong, Inflatable Life Raft (ILR) berkapasitas 25 orang per unit, hingga jaket pelampung atau *life jacket*.

Amin menegaskan, Pelni tidak hanya memenuhi standar minimal penyediaan alat keselamatan, tetapi juga menyiapkan jumlah yang lebih besar untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama pelayaran.

Sesuai ketentuan, kapal wajib menyediakan alat keselamatan berupa life jacket minimal 125 persen dari kapasitas penumpang. Namun, Pelni Ternate menyiapkan ketersediaan hingga 140–150 persen pada sejumlah armada.

“Kebutuhan alat keselamatan secara aturan minimal 125 persen dari kapasitas penumpang. Namun pada praktiknya di lapangan, kami menyediakannya lebih dari itu, bahkan ada yang mencapai 140 hingga 150 persen dan kami pastikan seluruhnya siap pakai,” tegas Amin.

Selain memastikan keselamatan armada, Pelni Ternate juga menyiapkan strategi operasional untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat, terutama pada rute Ternate–Bitung dan Ternate–Ambon.

Diskon Tiket 30 Persen, Pelni Permudah Perjalanan Masyarakat Jelang Nataru

Pelni mengerahkan total 26 kapal penumpang serta menyiapkan strategi pengalihan dan pengaturan rute atau rerouting untuk menyesuaikan kebutuhan pelayanan selama periode Nataru.

Dalam upaya menambah kapasitas angkut, Pelni kembali mengoperasikan KM Umsini setelah menjalani perawatan atau docking. Perusahaan juga mengganti KM Dorolonda dengan KM Labobar yang memiliki kapasitas lebih besar, yakni mencapai 3.684 penumpang.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat daya angkut armada sekaligus mengantisipasi kepadatan penumpang pada sejumlah rute yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat Maluku Utara.

Di sisi keamanan, Pelni Ternate juga berkoordinasi dengan PT Pelindo dan Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) untuk memperketat pemeriksaan barang bawaan penumpang.

Ketiga pihak memanfaatkan mesin pemindai X-ray di kawasan pelabuhan untuk memeriksa bagasi dan mencegah penumpang membawa barang-barang terlarang, seperti senjata tajam dan minuman keras.

Pelabuhan Ternate Ditata, Pelindo Siapkan Jalur Keluar Sisi Selatan

Melalui pemeriksaan armada, penambahan perlengkapan keselamatan, penguatan kapasitas angkut, serta pengawasan barang bawaan, Pelni Ternate berupaya menjaga kelancaran dan keamanan pelayanan transportasi laut selama Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement