LENTERA MALUT — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Ternate mulai merapikan barisan dan menyusun langkah politik jangka panjang. Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) IV yang digelar di Jati Hotel, Senin (20/4/2026), partai besutan Muhaimin Iskandar ini menegaskan ambisi untuk kembali merebut posisi pimpinan DPRD Kota Ternate pada kontestasi mendatang.
Forum tersebut tak sekadar menjadi ajang pergantian struktur pengurus, tetapi juga momentum konsolidasi internal untuk merumuskan arah perjuangan politik ke depan. Ketua DPC PKB Kota Ternate, Muhajirin Bailusy, menyebut Muscab kali ini difokuskan pada penyusunan program kerja dari jangka pendek hingga jangka panjang.
“Target kita jelas, pada Pemilu 2029 atau 2031 kita harus mampu mempertahankan kursi yang ada sekaligus merebut kembali posisi pimpinan DPRD,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menandai keseriusan PKB dalam membaca peta persaingan politik yang semakin kompetitif. Bagi partai ini, konsolidasi internal menjadi langkah awal untuk mengukur kekuatan sekaligus memperbaiki strategi menghadapi kontestasi mendatang.
Di sisi lain, PKB juga menegaskan peran fraksi di legislatif tidak boleh sekadar simbolik. Muhajirin menginstruksikan kadernya untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan, terutama pada sektor pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kami meminta fraksi PKB memastikan fungsi pengawasan berjalan maksimal, khususnya dalam pelayanan dasar. Itu menjadi amanah penting dari musyawarah ini,” katanya.
Dalam agenda Musyawarah ini diisukan, Muhajirin Bailusy masih tetap akan menjabat sebagai Ketua. Dirinya bahkan mengungkapkan apabila masih diberikan amanah ia akan bekerja maksimal.
“Jika saya diamanahkan lagi saya pastikan rencana jangka panjang untuk mengembalikan kepemimpinan PKB di DPRD,”tuturnya.
Menariknya, Muscab kali ini berlangsung tanpa kehadiran langsung pimpinan Pemerintah Kota Ternate, berbeda dengan agenda politik partai lain yang dihadiri oleh Wali Kota Kota Ternate M. Tauhid Soleman dan Sekertaris Daerah (Sekda), Muhajirin menegaskan, itu bukan urusan pihaknya.
“Soal itu (kehadiran) bukan urusan kami, tadi Pemkot diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan,”bebernya
Muscab IV PKB Kota Ternate juga dihadiri sejumlah pimpinan partai politik tingkat kota, di antaranya perwakilan Gerindra, Perindo, PAN, Hanura, dan PDI-P. Kehadiran lintas partai ini menunjukkan dinamika komunikasi politik yang tetap terjaga di tengah persaingan.
Bagi PKB, hasil Muscab ini menjadi titik awal untuk membangun kembali kekuatan politik yang lebih solid. Tantangan ke depan tidak hanya soal mempertahankan eksistensi, tetapi juga membuktikan bahwa strategi yang disusun mampu diterjemahkan menjadi dukungan nyata di tingkat pemilih. (Red)





