SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial
Beranda » Blog » PT GMM Dorong Akses Pendidikan Tinggi di Desa Kecil Halsel

PT GMM Dorong Akses Pendidikan Tinggi di Desa Kecil Halsel

LENTERA MALUT – Ketika pemerintah daerah menghentikan pemberian beasiswa bagi mahasiswa sejak 2025 akibat efisiensi anggaran, dukungan pendidikan dari sektor usaha menjadi salah satu penopang bagi mahasiswa di wilayah pelosok.

Kondisi itu turut mendorong PT Gelora Mandiri Membangun (GMM) untuk kembali menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa yang tinggal di desa-desa kecil di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Tahun ini, PT GMM memberikan bantuan pendidikan kepada 22 mahasiswa yang berasal dari Desa Awis, Gane Dalam, Jibubu, Kurunga, Sekely, Yamli, dan Yomen.

PT GMM menyerahkan beasiswa tersebut pada Kamis (10/9/2026). Direktur PT GMM Jibae Park, Manager General Affairs PT GMM Byungjun Lim, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan Siti Khodijah, M.Ag., serta sejumlah kepala desa dan camat dari wilayah penerima manfaat menghadiri penyerahan bantuan tersebut.

Direktur PT GMM Jibae Park mengatakan perusahaan memandang pendidikan sebagai salah satu investasi penting untuk masa depan. Karena itu, perusahaan terus memasukkan dukungan pendidikan generasi muda dalam komitmennya kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Sampah Kiriman dan Drainase Jadi Keluhan Warga Akehuda

“Kepada para penerima beasiswa, jadikan beasiswa ini sebagai kepercayaan sekaligus motivasi untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan meraih prestasi. Jangan berhenti pada apa yang telah dicapai hari ini, tetapi teruslah mempersiapkan diri untuk menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat yang lebih besar,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan Siti Khodijah mengapresiasi langkah PT GMM tersebut. Ia menilai bantuan itu memiliki arti penting bagi mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari desa-desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kami sangat berterima kasih untuk kegiatan CSR tentang beasiswa untuk mahasiswa ini, karena memang Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan tidak lagi memberikan beasiswa untuk mahasiswa sejak tahun 2025 karena efisiensi anggaran. Dan di sini saat ini PT GMM hadir untuk membantu menutupi hal itu,” katanya.

Siti juga mendorong PT GMM dan Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan untuk terus membangun komunikasi terbuka. Menurutnya, sinergi antara perusahaan dan pemerintah dapat memperluas manfaat program CSR, khususnya di bidang pendidikan.

Bagi PT GMM, dukungan terhadap pendidikan menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. Perusahaan menjalankan komitmen tersebut melalui berbagai program CSR dan pemberdayaan masyarakat, termasuk bantuan pendidikan.

Perahu Tenggelam di Perairan Dufa-Dufa, Satu Anak Masih Dicari Tim SAR

Salah satu penerima beasiswa, Rasdin Baharudin dari Desa Kurunga, menyambut bantuan tersebut sebagai dukungan penting bagi keberlanjutan pendidikannya.

“Semoga program seperti ini akan tetap berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Kami berjanji akan memaksimalkan bantuan pendidikan ini dengan baik dan tidak akan menyia-nyiakannya,” tutur Rasdin.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mahasiswa selama menjalani pendidikan sekaligus mendorong mereka untuk terus belajar dan meraih prestasi.

Bagi 22 mahasiswa penerima, beasiswa ini tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan. Dukungan tersebut membuka ruang bagi mereka untuk melanjutkan studi, menyelesaikan pendidikan, dan kelak membawa pengetahuan yang diperoleh untuk memberi manfaat bagi daerah asal.

PT GMM berharap program tersebut dapat terus berjalan pada tahun-tahun berikutnya dan menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan serta mengambil peran di tengah masyarakat. (Red)

Warga Tongole Keluhkan Krisis Air Bersih dan Minim Penerangan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement