SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Legislatif
Beranda » Blog » Aksi BEM FIB Unkhair, DPRD Kota Ternate Komit Kawal Aspirasi

Aksi BEM FIB Unkhair, DPRD Kota Ternate Komit Kawal Aspirasi

LENTERA MALUT – Wakil Ketua II DPRD Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, memberikan apresiasi dan tanggapan terbuka terhadap aksi demonstrasi yang disuarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (Unkhair) Ternate tepat pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).

Jamian menjelaskan bahwa dari tujuh tuntutan yang disodorkan oleh massa aksi, terdapat dua hingga tiga poin utama yang bersentuhan langsung dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) DPRD Kota Ternate maupun pemerintah daerah. Poin-poin tersebut meliputi Isu kriminalisasi terhadap aktivis serta pemenuhan hak-hak guru.

“Ada beberapa tujuh tuntutan yang mereka sampaikan. Kalau tidak salah ada dua atau tiga masalah yang sangat berkaitan dengan tupoksi kami di DPR dan pemerintah, pertama berkaitan dengan kriminalisasi terhadap aktivis, kemudian terkait hak-hak guru yang belum terpenuhi,” ungkap Jamian.

Mengenai poin tuntutan lain yang menjadi ranah kewenangan nasional, Jamian memastikan pihak legislatif Kota Ternate akan menindaklanjutinya ke tingkat yang lebih tinggi.

“Tuntutan lainnya membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan pemerintah pusat. Nanti akan kami sampaikan melalui masing-masing fraksi untuk diteruskan ke satu tingkat lebih atas dari DPRD Kota Ternate,”lanjutnya.

BRI Unit Obi Perkuat Penyaluran Kredit di Desa Kawasi 

Sebagai wakil rakyat, Jamian menilai aksi unjuk rasa ini mencerminkan semangat positif mahasiswa dalam memperingati momen bersejarah Sumpah Pemuda. Namun, ia juga mengajak mahasiswa untuk melangkah lebih jauh dengan menghadirkan solusi dan aksi nyata di tengah masyarakat.

“Saya sangat mendukung demo tadi karena aksi-aksi seperti ini menjadi pembelajaran besar dari sisi sejarah untuk mengingatkan begitu pentingnya Sumpah Pemuda. Namun, ada yang lebih bagus apabila kita sama-sama bergandengan tangan mengawal setiap program pemerintah yang belum tercapai di lingkungan kita masing-masing,”jelas Jamian.

Terkait isu bencana dan kebakaran hutan yang turut disuarakan mahasiswa, Jamian menegaskan bahwa penanganan musibah membutuhkan sinergi dan penanganan bersama di lapangan.

“Mengenai kebakaran hutan sesuai tuntutan mereka, itu adalah musibah yang tidak bisa kita pastikan kapan hadirnya. Akan sangat bagus jika kita bersama-sama bergandengan tangan dengan masyarakat untuk menangani hal tersebut secara nyata,”tambahnya.

Di akhir keterangannya, Jamian menegaskan komitmennya untuk selalu menyambut aspirasi mahasiswa dengan ruang dialog yang konstruktif dan terbuka.

PEMUDA DAN PERUBAHAN

“Kami sangat menghargai dan merespons tuntutan adik-adik mahasiswa. Saya sebagai pribadi sekaligus Wakil Ketua DPR suka menghadapi tantangan seperti ini untuk duduk bersama. Alhamdulillah, setiap menerima aksi, respons mereka juga sangat baik sehingga kita bisa saling memahami tujuan aksi,”tutup Jamian.(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement